KALIMANTANSATU.COM - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) ikut turun melakukan investigasi penyebab meninggalnya dokter Adrian Rantung.
Dokter Adrian Rantung merupakan peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesiologi dari Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) di RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado.
Viral di media sosial, penyebab meninggalnya dokter Adrian diduga ada unsur perundungan atau bullying selama menempuh pendidikan.
Dugaan Perundungan dan Menghentikan PPDS Anestesiologi
Seusai viralnya kabar meninggal dokter Adrian, Kemenkes meminta untuk menghentikan sementara kegiatan PPDS Anestesi FK Unsrat di RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado.
Kemenkes juga menggandeng pihak berwajib untuk menelusuri penyebab kematian dokter Adrian.
“Ini menjadi perhatian kami, kamis sudah minta disetop dan dilakukan penyelidikan dengan melibatkan aparat penegak hukum,” ucap Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan Kemenkes RI, Azhar Jaya kepada awak media pada Selasa, 7 Juli 2026.
“Kami telah mengirim tim pemeriksa ke sana,” sambungnya.
Penghentian sementara PPDS tersebut juga dimuat dalam Surat Keputusan Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado.
“Bahwa dengan adanya dugaan terjadinya perundungan terhadap salah satu peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesiologi, perlu dilakukan penghentian sementara kegiatan pembelajaran program studi anestesiologi,” bunyi keterangan pertimbangan dalam surat tersebut.
Sementara untuk jangka waktunya, disebutkan sampai penanganan dugaan perundungan dinyatakan selesai.
Investigasi Internal Kampus dan Rumah Sakit
Artikel Terkait
Program Prabowo Dapat Apresiasi PM Lawrence Wong, Undang Siswa Sekolah Garuda Ikut Program Pertukaran Pelajar ke Singapura
Tak Cukup Hanya Klarifikasi, Menhut Raja Juli Lapor ke KPK soal Amplop dari Bupati Kuansing Suhardiman Amby
Dokter PPDS Unsrat Adrian Rantung Meninggal Dunia, Beredar Dugaan Unggahan Quotes Story WhatsApp Terakhir
Tarif Listrik Tetap Alias Tidak Naik ! Pemerintah Indonesia Pilih Opsi Jaga Daya Beli Masyarakat, Qodari : Rakyat Prioritas Utama
Indonesia dan India Siap Tandatangani Sejumlah MoU di Tengah Kunjungan PM Narendra Modi
Presiden Prabowo Subianto dan PM Narendra Modi Komitmen Dorong Penyelesaian Konflik Timur Tengah Secara Damai Melalui Dialog
Presiden Prabowo Subianto Dorong Pengembangan Sabang-Andaman Jadi Koridor Strategis Baru Indonesia dan India
PM India Narendra Modi Dapat Anugerah Bintang Adipurna dari Prabowo Subianto
Kerja Sama Strategis Bidang Pendidikan ! Prabowo Subianto Dukung Pendirian Kampus Top India di Indonesia Seperti IIMs dan IITs
Ini Daftarnya ! Prabowo dan PM Narendra Modi Sepakati Penguatan Kemitraan Strategis Komprehensif, Sentuh Sejumlah Sektor Strategis Indonesia-India