Ketum DPP GHARIS menilai, KPK tidak cukup hanya menerima laporan LHKPN, tetapi juga perlu memastikan asal-usul harta yang dilaporkan Ibas.
"Ini menjadi pertanyaan bagi masyarakat. Apakah benar hasil sendiri atau diduga hasil pencucian uang," ungkap Hotmartua.
Oleh sebab itu, GHARIS meminta KPK bersama PPATK segera melakukan audit dan penelusuran terhadap aliran dana milik Ibas.
Hal tersebut, guna memastikan seluruh harta yang dilaporkan berasal dari sumber yang sah.
"Nah dalam hal ini kita berharap agar KPK bersama PPATK segera melakukan audit, mengklarifikasi, memastikan ini uang halal," tegas Hotmartua.
Bagaimana soal Lonjakan Harta AHY?
Berdasarkan data LHKPN, total kekayaan AHY yang juga Ketua Umum DPP Partai Demokrat pada pelaporan tahun 2025 tercatat Rp118,65 miliar.
GHARIS menyoroti, hal tersebut naik sekitar Rp98,25 miliar dibandingkan LHKPN tahun 2016 sebesar Rp20,4 miliar atau meningkat sekitar 481,5 persen.
Sementara harta Ibas pada LHKPN 2025 mencapai Rp354,72 miliar, melonjak sekitar Rp312,1 miliar dari Rp42,57 miliar pada 2021 atau naik sekitar 733,18 persen.
Terkait hal itu, GHARIS kini menegaskan temuan tersebut menjadi dasar laporan agar KPK mengusut sumber pertambahan harta AHY dan Ibas.
Hotmartua menambahkan, laporan yang disampaikan ke KPK juga telah dilengkapi data LHKPN yang dipublikasikan KPK.
"Yang pertama ini ada hasil LHKPN dari KPK yang sudah kami serahkan," terang Hotmartua.
"Semoga nanti mereka segera dipanggil," tandasnya.
Hingga berita ini terbit, belum ada klarifikasi resmi yang disampaikan AHY maupun Ibas terkait laporan GHARIS atas dugaan lonjakan harta mereka di LHKPN.
Artikel Terkait
Tak Cukup Hanya Klarifikasi, Menhut Raja Juli Lapor ke KPK soal Amplop dari Bupati Kuansing Suhardiman Amby
Dokter PPDS Unsrat Adrian Rantung Meninggal Dunia, Beredar Dugaan Unggahan Quotes Story WhatsApp Terakhir
Tarif Listrik Tetap Alias Tidak Naik ! Pemerintah Indonesia Pilih Opsi Jaga Daya Beli Masyarakat, Qodari : Rakyat Prioritas Utama
Indonesia dan India Siap Tandatangani Sejumlah MoU di Tengah Kunjungan PM Narendra Modi
Presiden Prabowo Subianto dan PM Narendra Modi Komitmen Dorong Penyelesaian Konflik Timur Tengah Secara Damai Melalui Dialog
Presiden Prabowo Subianto Dorong Pengembangan Sabang-Andaman Jadi Koridor Strategis Baru Indonesia dan India
PM India Narendra Modi Dapat Anugerah Bintang Adipurna dari Prabowo Subianto
Kerja Sama Strategis Bidang Pendidikan ! Prabowo Subianto Dukung Pendirian Kampus Top India di Indonesia Seperti IIMs dan IITs
Ini Daftarnya ! Prabowo dan PM Narendra Modi Sepakati Penguatan Kemitraan Strategis Komprehensif, Sentuh Sejumlah Sektor Strategis Indonesia-India
Dokter Adrian Rantung Meninggal Diduga jadi Korban Perundungan ! Kemenkes Setop PPDS Anestesi di RSUP Kandou, Unsrat Lakukan Investigasi Internal