"Kalau dia lapar enggak bisa belajar dengan baik, enggak dengerin guru walaupun seberapapun materi yang diberikan oleh guru bagus," ungkap Qodari.
"Dari sini jelas, bahwa MBG itu inheren bagian dari proses pendidikan yang berjalan," jelasnya.
Ingatkan Pemerintah Juga Punya Program KIP
Dalam kesempatan yang sama, Qodari mengingatkan pemerintah juga mempunyai program lain mengenai permasalahan pendidikan di Indonesia.
Salah satunya, Kepala Bakom RI itu mencontohkan Kartu Indonesia Pintar (KIP), dengan anggaran program ini bisa membutuhkan sekitar Rp15 triliun per tahun untuk ditujukan sekitar lebih dari 1 juta mahasiswa.
"Jadi, sebetulnya pemerintah juga punya program. Itu yang saya maksud tadi, jangan dicampurkan dua hal ini," terang Qodari
"Program MBG itu satu hal, program untuk membantu mahasiswa bisa kuliah itu hal yang lain lagi," bebernya.
Kemudian, Qodari ditanya terkait fakta sekitar 60 ribu mahasiswa sudah lulus masuk ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN) namun tidak mempunyai biaya.
Ajak Mahasiswa Kritisi MBG dengan Berbasis Data
Dalam penjelasannya, Qodari mempertanyakan jumlah data calon mahasiswa yang diterima tidak bisa mendaftarkan diri ke proses selanjutnya.
"Sekarang di UI itu ada berapa? Fathimah punya enggak data angka kursi kosong yang ada orangnya tapi tidak mendaftar?," tanya Qodari.
Atas hal itu, Kepala Bakom RI mengajak para mahasiswa agar bisa mengkritisi program MBG dengan berbasis data dan fakta di lapangan.
"Angkanya berapa kalau di UI? Kalau enggak punya angka, jangan bicara terlalu jauh," sambungnya.
Terlebih, Qodari menilai agar perbaikan mengenai permasalahan dalam dunia pendidikan, termasuk MBG dapat bisa diselesaikan secara efisien.
Mahasiswa Klaim Melihat Realita di Lapangan
Artikel Terkait
Program Ganti Atap Rumah Wartawan Terus Berlanjut, Editor Mitra Promedia Group elbaitsukabumi.com Rasakan Manfaat Atap Alduro Bikin Hunian Nyaman
Soroti Galian C Raksasa Kalipuro, Aktivis Senior Minta Polresta Banyuwangi Usut Tuntas Hingga Jerat TPPU
Bongkar-bongkaran Kasus Febrie Adriansyah di Kejaksaan, Hotman Paris Puji Ketegasan Prabowo Subianto : Tidak Pernah Dilakukan Presiden Sebelumnya
Kemana KPK ? Kasus Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Ditangani Kejagung, Apa Alasannya ?
Kini Jadi Tersangka ! Menilik Momen Febrie Adriansyah Membantah soal Dugaan Keterkaitan dengan Blackout Sumatera, Persilakan Audit Pasokan Batu Bara
Bagaimana Rekam Jejak Sosok Rudi Margono? Penetapan Tersangka Febrie Adriansyah, Kursi Jabatan Jampidsus Kejagung Itu Kini Diduduki Mantan Jaksa KPK
Hadirkan ACP SEVEN di IndoBuildTech Expo 2026, Impack Pratama Group Tampilkan Panel Aluminium Premium untuk Bangunan Modern
Dukung Green Construction, Impack Pratama Ubah Sampah Plastik Multilapis Jadi Material Bangunan Berkelanjutan di IBT 2026
Sentilan Presiden Prabowo Subianto untuk Orang Kaya : 'Berani Pakai Lamborghini, Harus Bayar BBM Mahal'
Lagi Viral Surat Terbuka Hotman Paris Soal Dugaan Pembakaran Santri di Lombok, Pelakunya Masih Jadi Misteri?