reginternasional

Bagaimana Cara Menghindari Puting Beliung ? BMKG Berbagi Tips Sebagai Bentuk Ikhtiar Menyelamatkan Diri dari Fenomena Puting Beliung

Kamis, 22 Februari 2024 | 17:20 WIB
Ilustrasi awan cumulonimbus (Kalimantansatu.com/Pixabay DerTobiSturmjagd)

KALIMANTANSATU.COM - Pada Rabu 21 Februari 2024, masyarakat di sekitar wilayah Rancaekek dihebohkan dengan adanya kejadian fenomena cuaca ekstrem puting beliung.

Sesuai dengan informasi visual yang beredar, terlihat adanya fenomena angin kencang dan berputar di sekitar lokasi kejadian serta menimbulkan beberapa kerusakan di sekitarnya.

Berdasarkan informasi dari BPBD setempat dan beberapa media daring, fenomena puting beliung tersebut terjadi tepatnya di wilayah Rancaekek Bandung terjadi sekitar pukul 15.30 - 16.00 WIB dan cukup menimbulkan ikutan dampak angin kencang hingga sekitar wilayah Jatinagor.

Dimana kondisi angin di sekitar Jatinangor terukur pada saat jam kejadian mencapai 36.8 km/jam.

Baca Juga: Bukan Tornado di Jabar, Tapi Fenomena Puting Beliung ! BMKG : Jangan Gunakan Istilah yang Menimbulkan Kehebohan di Masyarakat

Berkaca dari peristiwa alam tersebut, Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto memberikan tips menghindari puting beliung.

Kendati diakui, proses pembentukan angin puting beliung sulit dicegah, tetapi bisa dihindari saat terjadi.

Jika kita sedang di dalam ruangan tertutup, kata Guswanto, tutup semua pintu dan jendela dengan rapat, mematikan seluruh aliran listrik di rumah/bangunan tersebut, dan mencari tempat yang aman serta hindari di dekat pintu atau jendela.

"Jika di luar ruangan, jauhi tiang listrik, papan reklame atau bangunan tinggi lainnya, Hindari area lain yang berpotensi ambruk seperti jembatan atau pohon tinggi, segera cari tempat aman, duduk berlutut dan pegang area belakang kepala.

"Jika di dalam kendaraan; Keluar dari dalam kendaraan, dan segera cari tempat berlindung seperti bangunan yang kokoh," terang Guswanto dalam siaran pers yang diterima Kalimantansatu.com pada Kamis 22 Februari 2024.

Baca Juga: Pada Periode 22-25 Februari 2024, BMKG Ingatkan Waspada Cuaca Ekstrem di Sejumlah Wilayah Indonesia. Apakah Kalimantan Barat Termasuk ? Cek Daftarnya

Dengan kondisi ini, warga diimbau untuk mewaspadai bencana yang menghasilkan angin puting beliung.

"Persiapan yang dilakukan guna mengantisipasi bencana saat pancaroba diantaranya adalah mengecek kondisi pohon dan memangkas apabila sudah terlalu rindang atau rapuh, serta atap rumah terutama terbuat dari bahan ringan dan lain sebagainya," harapnya.

"Waspada terhadap terjadinya potensi bencana hidrometeorologis (dampak cuaca esktrem) seperti hujan lebat hingga sangat lebat pada durasi lebih dari satu jam, angin puting beliung, dan hujan es yang dapat mengakibatkan dampak seperti banjir, tanah longsor, pohon tumbang, serta dampak kerusakan lainnya," imbau Guswanto.

Guswanto menambahkan, waspada terhadap terjadinya cuaca ekstrim berupa hujan sedang hingga lebat yang disertai dengan kilat atau petir dan juga angin kencang pada sore hari, terutama pada hari dimana terjadi pemanasan kuat antara pukul 10.00 hingga 14.00 WIB.

Halaman:

Tags

Terkini