reginternasional

Ini Sejumlah Hal Tentang Starlink Milik Elon Musk yang Harus Kamu Ketahui ! Mulai dari Sejarah, Cara Melihat Satelit Starlink dan Cakupannya

Minggu, 19 Mei 2024 | 13:03 WIB
Perangkat keras Internet Starlink (Kalimantansatu.com/Starlink)

KALIMANTANSATU.COM - Starlink adalah nama jaringan satelit yang dikembangkan oleh perusahaan penerbangan luar angkasa swasta SpaceX milik Elon Musk, untuk menyediakan internet berbiaya rendah ke lokasi terpencil.

Satelit Starlink memiliki umur sekitar lima tahun dan SpaceX pada akhirnya berharap memiliki sebanyak 42.000 satelit dalam apa yang disebut megakonstelasi ini.

Menurut Spaceflight Now, versi satelit V2 Starlink saat ini memiliki berat sekitar 1.760 lbs (800 kilogram) saat diluncurkan, hampir tiga kali lebih berat dari satelit generasi lama (berbobot 573 lbs atau 260 kg).

Pada April 2024, terdapat 5.874 satelit Starlink di orbit, 5.800 di antaranya beroperasi, menurut Astronom Jonathan McDowell yang melacak konstelasi tersebut di situs webnya.

Dilansir Space.com, ukuran dan skala proyek Starlink mengkhawatirkan para astronom, yang khawatir bahwa objek terang yang mengorbit akan mengganggu pengamatan alam semesta.

Baca Juga: Siapkan Duit Segini Gaes, Cek Harga Paket Internet Starlink di Indonesia ! Elon Musk Akan Launching Starlink Bareng Presiden Jokowi di Puskesmas Bali

Pakar keselamatan penerbangan luar angkasa yang kini melihat Starlink sebagai sumber bahaya tabrakan nomor satu di orbit Bumi.

Selain itu, beberapa ilmuwan khawatir bahwa jumlah logam yang akan terbakar di atmosfer bumi seiring dengan terdeorbitnya satelit-satelit tua dapat memicu perubahan iklim planet yang tidak dapat diprediksi.

Cara Melihat Satelit Starlink

Satelit Starlink mengorbit sekitar 342 mil (550 kilometer) di atas Bumi dan menampilkan pertunjukan spektakuler bagi para pengamat saat mereka bergerak melintasi langit.

Pertunjukan ini tidak disambut baik oleh semua orang dan dapat secara signifikan menghambat pengamatan astronomi optik dan radio. 

Anda tidak memerlukan peralatan khusus untuk melihat satelit Starlink karena dapat dilihat dengan mata telanjang.

Satelit dapat tampak sebagai untaian mutiara atau “kereta” cahaya terang yang bergerak melintasi langit malam.

Satelit Starlink lebih mudah dilihat satu atau dua hari setelah peluncuran dan penyebarannya, kemudian semakin sulit dikenali saat satelit tersebut mencapai ketinggian orbit terakhirnya sekitar 342 mil (550 km). 

Sejarah Starlink

Halaman:

Tags

Terkini