2. Gunakan Atribut Rombongan
Selain batik haji Indonesia, jemaah biasanya juga mengenakan atribut berseragam dengan rombongan.
Hal ini tentu saja memudahkan identifikasi jemaah ketika tertinggal dari rombongan.
3. Hindari Berjalan Sendirian
Jemaah haji Indonesia disarankan untuk tidak berjalan sendirian atau terpisah dari rombongan. Hal ini penting agar tidak tersesat dan terpisah dari rombongan.
Selain itu, juga untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak dinginkan, seperti ditipu oknum penjual yang berada di area Uhud dan yang lain sebagainya.
Baca Juga: Bisa Ditindak Askar ! Ini 6 Hal yang Harus Dihindari oleh Jemaah Haji Indonesia saat di Tanah Suci
4. Selalu Melapor Pada Ketua Rombongan saat ke Kamar Kecil
Usahakan, untuk selalu melapor pada ketua rombongan dan mengajak teman ketika ingin ke kamar kecil, atau keperluan lain yang mengharuskan berpisah dari rombongan.
Jemaah haji juga tidak disarankan untuk jalan sendirian saat mengikuti ziarah.
5. Tidak Berdoa dan Berdzikir dengan keras saat berziarah ke Makam Syuhada Uhud
Jemaah haji harus sadar bahwa saat ini sedang menjadi tamu di negara lain.
Untuk itu, sudah seharusnya tamu mengikuti aturan-aturan yang telah ditetapkan oleh tuan rumah.
Sehingga, jika ada aturan tuan rumah yang mungkin berbeda dengan kebiasaan di Tanah Air, maka sebaiknya diikuti dan tidak melawan.