Biasanya, jika ada jemaah yang berzikir atau berdoa dengan keras, Penjaga Makam Uhud akan menegur, bahkan tidak segan mengusir pengunjung.
“Ya Hajj, mamnu' (tidak boleh),” tegas penjaga makam Syuhada Uhud.
6. Hindari Mencoret-coret
Beberapa jemaah haji Indonesia terlihat meninggalkan beberapa coretan nama pada bebatuan di Jabal Rumma.
Hal ini tentu dapat merusak keindahan situs sejarah Rasul dan para sahabat yang mulia.
Oleh karena itu, cukup tinggalkan kenangan doa-doa dan foto bersama.
Hindari menuliskan nama, apalagi ditambahkan asal negara.
Hal ini bukan hanya memalukan diri sendiri, namun juga merusak nama baik Indonesia.
“Mencoret-coret sangat dilarang, dan tidak ada manfaatnya bagi yang mencorat-coret,” terang Syeh Salih, salah satu penjaga makam Syuhada Uhud.
(*)