reginternasional

Deretan Kontroversi Menteri di Kabinet Merah Putih, Minta Tambah Anggaran hingga Tukar Guling Kekuasaan

Kamis, 24 Oktober 2024 | 10:16 WIB
Presiden Prabowo Subianto bersama Menteri Kabinet Merah Putih periode 2024-2029 (Kalimantansatu.com/Tim Dokumentasi Prabowo Subianto)

Menyikapi adanya surat undangan itu, Mahfud MD menegaskan kop surat kementerian tidak boleh digunakan untuk acara pribadi.

3. Bahlil Lahadalia

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia juga menuai kontroversi usai dilantik Presiden Prabowo.

Praktisi Partai Golkar itu menyebut adanya 'tukar guling' di balik jatah kursi menteri Golkar di Kabinet Merah Putih.

Dalam pidato di HUT Golkar ke-60, Bahlil mengungkapkan mulainya partai yang dipimpinnya mendapat jatah 5 menteri.

Pria berusia 48 tahun itu kemudian menyebut telah menukar posisi Ketua MPR yang harusnya untuk Golkar diberikan kepada Gerindra dengan ganti keuntungan tambahan atau dikenal dengan istilah 'tukar guling'.

4. Natalius Pigai

Menteri HAM Natalius Pigai mengungkapkan pernyataan kontroversial terkait anggaran bagi kementeriannya.

Pria asal Irian Jaya itu menyebut seharusnya anggaran untuk Kementerian HAM tidak hanya Rp60 miliar, namun Rp20 triliun.

Pigai meyakini dirinya sebagai orang pekerja lapangan HAM, dapat membangun sesuatu yang besar di kementeriannya.

Berkaca dari blunder yang terjadi baru-baru ini, terdapat juga sejumlah tokoh yang ketahuan pernah bermasalah dan tak luput dari perhatian publik.

Rekam jejak yang bermasalah dari para menteri Prabowo ini bahkan menjadi perbincangan hangat warganet di media sosial X.

Salah satunya, ada warganet yang menyoroti Menpora Dito dan MenKP Trenggono yang resmi kembali dilantik di Kabinet Merah Putih.

"Dito (Menpora) sama Trenggono (MenKP) perasaan aku lumayan rawan," ujar seorang netizen dengan akun X @iwitarqdm, pada 20 Oktober 2024 lalu.

Lantas, siapa lagi sosok di kabinet Prabowo yang pernah bermasalah? Berikut ini deretan nama tokoh di antaranya:

Halaman:

Tags

Terkini