reginternasional

Presiden Prabowo Subianto Perintahkan Bahan Baku Makan Bergizi Gratis Bersumber dari Desa, Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi: Gerakkan Ekonomi Rakyat

Sabtu, 4 Januari 2025 | 11:10 WIB
Menkop Budi Arie saat menghadiri HUT RBPI Ketiga sekaligus meresmikan berdirinya KOPDI di Komplek Taman Bunga Wiladatika Cibubur, Minggu (22/12/2024). (Kalimantansatu.com/Dok. Kementerian Koperasi)

KALIMANTANSATU.COM, BOGOR - Presiden RI Prabowo Subianto memerintahkan jajarannya agar menggunakan bahan baku untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari dalam negeri, dengan melibatkan koperasi hingga badan usaha milik desa (bumdes).

Hal ini diungkapkan oleh Menteri Koperasi, Budi Arie Setiadi usai rapat bersama Prabowo di Istana Bogor, Jumat (3/1/2025).

"Jadi arahan Presiden, (MBG) ini harus bahan bakunya harus dari Indonesia, dari desa, sehingga bisa menggerakkan ekonomi masyarakat. Bukan impor," kata Budi.

Baca Juga: Dear Para Hakim ! Viral Presiden Prabowo Subianto Minta Harvey Moeis Dihukum 50 Tahun dan Vonisnya Jangan Terlalu Ringan. Rugikan Negara Rp300 Triliun

Budi merinci pihaknya bakal melibatkan ribuan koperasi untuk menyukseskan program unggulan pemerintah.

Ia juga mengaku telah mendata sebaran desa yang memproduksi beragam komoditas untuk menyokong MBG.

"Ada 1.923 koperasi yang siap menampung, siap berkontribusi dalam penyelenggaran makan bergizi gratis," kata Budi.

"Itu termasuk koperasi telur berapa; koperasi sayur; beras; koperasi ikan, dan sebagainya," sambungnya.

Selain itu, Budi juga menyebut desa berkontribusi menghasilkan berbagai kebutuhan seperti jagung, ikan nila hingga melon.

Baca Juga: Apa itu Coretax ? Diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dan Berlaku 1 Januari 2025. Ketahui Tujuan, Manfaat dan Cara Login Coretax Gaes

Ia menyatakan hal tersebut telah masuk dalam 20% dana desa yang dianggarkan untuk ketahanan pangan.

"Tapi yang pasti, tadi untuk ketahanan pangan makan siang bergizi itu dari dana desa. Tadi saya sampaikan, saya laporkan 20% dari Rp 71 triliun dana desa tahun 2025 untuk ketahanan pangan," jelas Budi.

(*)

Tags

Terkini