reginternasional

Kesejahteraan Desa Disebut Bisa Naik dengan Ikut Menyokong Program Makan Bergizi Gratis, Ada Aturan Tentang Ikut Berpartisipasi dalam Ketahanan Pangan

Minggu, 2 Februari 2025 | 22:05 WIB
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai diterapkan di berbagai wilayah Indonesia pada hari ini, Senin, 6 Januari 2025. (Kalimantansatu.com/Dok. Tim Media Presiden Prabowo Subianto)

KALIMANTANSATU.COM - Program Makan Bergizi Gratis atau MBG yang saat ini sudah mulai dilakukan sejak awal 6 Januari 2025 melibatkan banyak pihak.

Salah satu upaya untuk menyukseskan program MBG ini, peran dari desa-desa sangat diperlukan.

Seperti yang diungkap oleh Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Wamendes PDT), Ahmad Riza Patria.

Ahmad Riza menyatakan jika Presiden Prabowo Subianto meminta desa-desa nantinya akan ikut berpartisipasi sebagai pemasok kebutuhan program MBG ini.

“Pak Prabowo minta agar seluruh kebutuhan MBG dipasok dari desa-desa,” kata Ahmad Riza usai menghadiri pembukaan HUT KE-17 Silaturahmi Nasional Gema Desa di Stadion Manahan Solo, Jawa Tengah, pada Sabtu, 1 Februari 2025.

Dengan permintaan dari Presiden Prabowo tersebut, BUMDES atau Badan Usaha Milik Desa untuk segera aktif berpartisipasi dalam pemenuhan kebutuhan program MBG.

“UMKM dan koperasi semua jadi prioritas dari Badan Gizi Nasional, harapannya agar desa bisa aktif seperti yang disampaikan presiden,” imbuhnya.

Baca Juga: Apa Respons Sri Mulyani Soal Permintaan Badan Gizi Nasional Tambah Anggaran Makan Bergizi Gratis Rp100 Triliun ?

Harapan perputaran uang di usaha desa dari MBG

Keikutsertaan desa-desa sebagai pemasok kebutuhan Makan Bergizi Gratis atau MBG ini juga diharapkan bisa memberikan dampak secara finansial.

Pertumbuhan ekonomi yang berasal dari program MBG ini diperkirakan bisa meningkat 4 hingga 7 kali lipat.

Hal tersebut mungkin terjadi karena ada perputaran uang di usaha desa atau BUMDES tersebut selama berpartisipasi di program MBG.

“Karena itu, harapannya seluruh desa siap menyambut program ini, jadi subyek pembangunan desa,” terangnya.

Dengan kenaikan perputaran uang, pemerintah berharap pula pada peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat desa.

Baca Juga: Pesan Presiden Prabowo Subianto ke Pelajar soal MBG: Hormati Orangtua dan Guru, Tak Perlu Berterima Kasih pada Prabowo

Halaman:

Tags

Terkini