Reputasi keluarga tersebut di masyarakat dilaporkan menyebabkan para tetangga melarang anak-anak mereka bermain dengan anak laki-laki tersebut.
Ibunya dikatakan sering mengemis makanan dan uang di kuil-kuil setempat. Setelah penggerebekan tersebut, ia dilaporkan didakwa dengan tuduhan mengonsumsi narkoba.
Menurut media berita lokal The Thaiger, kasus tersebut dilaporkan ke pihak berwenang oleh seorang kepala sekolah bernama Sophon Sida-ampai, yang menghubungi badan kesejahteraan dan polisi.
Gambar yang dibagikan oleh media lokal menunjukkan petugas tiba di rumah hutan keluarga tersebut, dengan beberapa anjing di dekatnya.
Dinas sosial kemudian turun tangan untuk menempatkan anak laki-laki itu dalam perawatan.
Yayasan untuk Anak-anak dan Perempuan milik Ibu Hongsakul telah berjanji untuk memastikan anak itu menerima pendidikan dan dukungan jangka panjang.
“Anak laki-laki itu akan diberi kesempatan untuk menjalani kehidupan yang baik. Kami akan menindaklanjutinya untuk memastikan dia mendapatkan semua yang dia butuhkan.” terang pihak yayasan.
(*)