reginternasional

Seporsi MBG dan Pancaran Senyum Ketenangan di Wajah Anak-Anak Difabel Sumba

Jumat, 20 Februari 2026 | 13:46 WIB
Siswa SLB Negeri Laura di Kecamatan Laura, Kabupaten Sumba Barat Daya, NTT. (Kalimantansatu.com/Dok. Tim Media Presiden Prabowo Subianto)

KALIMANTANSATU.COM, SUMBA BARAT DAYA - Perubahan itu hadir lewat ketenangan. Di ruang kelas sederhana SLB Negeri Laura, Sumba Barat Daya, anak-anak grahita, terutama Down Syndrome yang dulu sering uring-uringan kini lebih mampu mengendalikan diri.

Mereka bertahan hingga pelajaran selesai. Mereka tidak lagi mudah kehilangan fokus sejak makan bergizi gratis (MBG) hadir di sekolah ini.

“Kadang-kadang mereka ini kan mood-nya suka berubah-ubah,” ujar Kepala SLB Negeri Laura, Maria Dolorosa Mada saat ditemui di sekolah yang berada di Kecamatan Laura, Kabupaten Sumba Barat Daya, NTT, belum lama ini.

Baca Juga: Hasil Kunjungan ke Washington DC ! Indonesia Amankan Tarif 0 Persen Ekspor ke AS untuk 1.819 Produk, Apa Saja ?

“Kalau sebelum terima MBG itu, baru jam-jam tertentu mood-nya sudah berubah,” sambung Maria.

Sekolah ini memiliki 68 siswa, meski yang terdata resmi di Dapodik baru 59 siswa.

Selebihnya masih terkendala administrasi, kartu keluarga bermasalah atau data yang masih tercatat di sekolah lain.

Kepala SLB Negeri Laura, Maria Dolorosa Mada saat ditemui di sekolah yang berada di Kecamatan Laura, Kabupaten Sumba Barat Daya, NTT, belum lama ini. (Kalimantansatu.com/Dok. Tim Media Presiden Prabowo Subianto)

Sejak 2025, sekolah ini juga membuka kelas jauh di Kodi Utara untuk melayani tiga desa yang jaraknya terlalu jauh jika harus datang ke sekolah induk.

Baca Juga: Di Hadapan Pengusaha AS ! Prabowo Subianto Cerita Danantara, MBG hingga Pemberantasan Korupsi Indonesia

SLB Negeri Laura melayani berbagai kelas ketunaan: tuna rungu wicara, tuna daksa, autis, grahita, termasuk Down Syndrome dan kelas lambat belajar, serta kelas tuna netra meski belum memiliki siswa.

Sekitar 40 anak tinggal di asrama, walau jumlahnya tidak selalu penuh setiap hari.

Mayoritas siswa berasal dari keluarga ekonomi menengah ke bawah.

Siswi SLB Negeri Laura di Kecamatan Laura, Kabupaten Sumba Barat Daya, NTT. (Kalimantansatu.com/Dok. Tim Media Presiden Prabowo Subianto)

Halaman:

Tags

Terkini