Dalam kesempatan berbeda, warga setempat sekaligus pengguna jalan di Banjarbaru, Herman mengaku memilih melambatkan kendaraan untuk mengantisipasi kecelakaan.
"Ini sudah parah kabutnya, kalau laju bahaya, bisa kecelakaan," ujar Herman di lokasi, Banjarbaru, pada Rabu, 19 Agustus 2026.
Herman lalu mengingat kembali, penampakan kabut asap imbas karhutla ini dinilai menjadi terparah sejak sebulan terakhir.
Oleh sebab itu, warga berharap agar pemerintah segera mengatasi karhutla agar kabut asap segera mereda.
"Ini kan efeknya ke kesehatan kami pengguna jalan. Kalau bisa, ada tindakan segera supaya Karhutla ini bisa segera diatasi," tandas Herman.*
(Uploader: Panji Narendra M.)