Untuk mengatasi masalah ini, bisa gunakan nitrogen untuk mencegah produk keripik mengalami oksidasi.
Zat nitrogen akan membantu menjaga produk keripik memiliki umur simpan yang panjang serta daya tahan bagus.
2. Pastikan Menyegel dengan Benar
Fakta di lapangan tidak sedikit produk yang rusak dalam proses distribusi maupun penjualan karena penyegelan yang tidak rapat.
Makanan kemasan akan bisa bertahan lama juga memperhatikan cara menyegel dengan benar.
Tahapan penyegelan ini sangat penting untuk menunjang kualitas, produk bisa terlindungi dengan maksimal dan ketahanannya terjaga.
Untuk bisa memberikan proteksi secara maksimal, pemilik UMKM harus memerhatikan alat penyegelan yang digunakan.
Karena, beberapa alat penyegelan akan sangat memengaruhi hasilnya.
Sebagai contoh, apabila produk yang dijual menggunakan kemasan plastik cukup tebal, maka hindari penggunaan mesin segel dengan segel cukup tipis.
Pasalnya, segel tipis ini tidak mampu memberikan perlindungan cukup maksimal. Bisa saja dalam proses distribusi segelnya terbuka.
Perhatikan juga plastik yang akan disegel sudah dalam keadaan bersih, tidak ada bercak minyak maupun kotoran di bagian yang akan segel.
Selain itu, cek apakah plastik tidak terlipat, tidak miring saat disegel.
3. Pilih Plastik Kemasan yang Tepat
Bahan plastik sangat menentukan daya tahan produk yang dijual.