Selain ancaman geopolitik dan krisis iklim, kecerdasan buatan (AI) juga menjadi perhatian besar.
Kemajuan pesat dalam teknologi AI, terutama dalam aplikasi militer, dapat meningkatkan risiko perang otomatis.
AI yang digunakan dalam sistem persenjataan dapat membuat keputusan serangan atau pertahanan tanpa intervensi manusia, yang berpotensi mengarah pada eskalasi konflik yang tidak terkendali.
Dengan hanya 89 detik tersisa sebelum tengah malam, para ilmuwan mendesak para pemimpin dunia untuk bertindak lebih tegas dalam menangani ancaman-ancaman ini.
"Mengatur Jam Kiamat pada 89 detik sebelum tengah malam adalah peringatan bagi seluruh pemimpin dunia," tegas Holz.
Meskipun peringatan ini telah disampaikan setiap tahun, dunia masih belum menunjukkan kemajuan signifikan dalam mengurangi risiko bencana nuklir, krisis iklim, maupun tantangan teknologi baru seperti AI.
Jika tidak ada langkah nyata yang segera diambil, dunia semakin mendekati titik kehancuran yang tidak dapat dibalikkan.
(*)
Artikel Terkait
Rilis Hasil Survei Indikator Terbaru ! Mayoritas Masyarakat Puas dengan Kinerja Presiden Prabowo Subianto
Hasil Survei Indikator Politik Terbaru ! Gen Z Mendominasi jadi Kalangan Paling Puas dengan Kinerja Presiden Prabowo Subianto
Rilis Hasil Survei Indikator Politik Terbaru ! Mayoritas Warga Puas dan Dukung Makan Bergizi Gratis
Bangkok Zona Merah ! Dampak Polusi Udara Ekstrem, Thailand Gratiskan Transportasi Umum
Terungkap ! Begini Cara Polisi Bisa Menemukan Potongan Jasad Korban Mutilasi Uswatun Khasanah di 3 Kota Berbeda
Pesan untuk Fans Kecil Timnas Indonesia yang Idolakan Mantan Pelatih Shin Tae-yong: Jangan Menangis Lagi, Ya!
Melihat Geliat Ketum PSSI Erick Thohir Mampir ke Belanda, dari Momen Pertemuan dengan KNVB hingga Berjumpa Thom Haye cs
Ketika Belalang akan Jadi Salah Satu Menu Alternatif dalam Makan Bergizi Gratis, Amankah Dikonsumsi Anak ?
VIRAL Belum Sehari ! Medali Jonatan Christie Rusak, Ini Tanggapan Panitia Indonesia Masters
Viral Sopir Kena Apes di Lampung ! Mobilnya Terguling, Warga Malah Sibuk Menjarah Durian yang Berhamburan di Jalan
Fren, Cek Perbedaan Aturan Sistem Zonasi yang Akan Segera Diganti dengan PPDB Domisili
Selamat Tahun Baru Imlek 2025 Fren ! Ini Sejarah Perayaan Imlek yang Ternyata Hanya Terjadi di Indonesia karena Terjadinya Diskriminasi
Serupa namun Tak Sama, Pedagang Es Teh Dapat Pujian dan Hadiah Rp100 Juta, Penjual Telur Gulung Ini Dicibir Gegara ‘Ngepruk’ Harga Tinggi
Neymar Resmi Pergi Tinggalkan Al-Hilal, ke Manakah Pelabuhan Baru sang Bintang Brazil Itu Selanjutnya ?
WASPADA ! Menelusuri Jejak Penipuan Online via Aplikasi Kencan di Jakarta: Awalnya Kenalan Ujungnya Minta Uang
Mahasiswa Palestina Ungkap Terima Kasih untuk Presiden Prabowo Subianto, Bisa Kuliah Kedokteran Gratis di Unhan
Penuh Gelak Tawa, Momen Lucu Presiden Prabowo Subianto dan PM Malaysia Anwar Ibrahim, Gara-gara Pajangan Mobil F1
DeepSeek vs ChatGPT Mana yang Unggul ? Ini Plus Minus AI Asal China versus AS yang Bersaing Ketat di Dunia Kecerdasan Buatan
Ada Kabar Lionel Messi Bakal Pulang dari Miami ke Barcelona: Akankah Reuni dengan Neymar yang Baru 'Putus' Sama Al-Hilal ?
Bikin Panik ! Ini Sederet Reaksi CEO Tekno AS Soal DeepSeek Buatan China di Pasar Global: Ada Mark Zuckerberg hingga Jensen Huang