3 Fakta Menohok Danantara : Prabowo Subianto Tak Ingin Lagi RI ‘Jual Murah’ hingga Lembaga Investasi Itu Punya Nilai Aset di Atas Qatar dan Hong Kong

photo author
Mas Abo Real, Kalimantan Satu
- Selasa, 25 Februari 2025 | 13:32 WIB
Pada Senin 24 Februari 2025, Presiden Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan Danantara Indonesia Sovereign Fund atau Daya Anagata Nusantara. (Kalimantansatu.com/Dok. Danantara)
Pada Senin 24 Februari 2025, Presiden Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan Danantara Indonesia Sovereign Fund atau Daya Anagata Nusantara. (Kalimantansatu.com/Dok. Danantara)

Sedangkan secara keseluruhan, Danantara akan mengelola aset lebih dari 900 miliar dolar AS atau sekitar Rp 14.679 triliun. Hal ini membuat Danantara dinilai akan menjadi salah satu sumber dana kekayaan sovereign wealth fund (SWF) terbesar di dunia.

Di sisi lain, Prabowo juga tidak ingin Indonesia terus menerus 'menjual murah' sumber daya alamnya kepada bangsa lain.

Presiden RI itu pun bertekad membawa indonesia sebagai negara maju dengan Danantara untuk batu loncatannya.

"Kita tidak mau lagi menjual sumber alam kita murah. Kita tidak mau jadi sumber raw material bagi bangsa lain. Kita bertekad ingin menjadi negara maju!" tandasnya.

Baca Juga: Ketika Momen Peluncuran Danantara, Presiden Prabowo Subianto Ucap Terima Kasih ke Ketua DPR RI Puan Maharani

Berkaca dari hal itu, memang benar kini BPI Danantara masuk sebagai salah satu SWF terbesar versi Sovereign Wealth Fund Institute (SWFI).

Bagi yang belum tahu, SWF merupakan dana investasi khusus yang dibuat atau dimiliki oleh pemerintah untuk memegang atau menguasai aset-aset asing untuk tujuan jangka panjang.

BPI Danantara Masuk Top 8 SWFI

Menurut laporan terbaru dari laman resmi SWFI per tanggal 25 Februari 2025, BPI Danantara Indonesia masuk ranking 8 dengan aset terbesar dibandingkan badan pengelola investasi negara lain.

Tercatat, Danantara yang merupakan lembaga investasi Tanah Air itu kini memiliki aset 600 miliar dolar atau setara Rp9.773 triliun.

Dibandingkan dengan negara di Asia, terdapat Hong Kong Monetary Authority Investment Portfolio yang berada di urutan ke-11, dengan aset Rp8.378 triliun.

Adapun, badan pengelola investasi asal Qatar yang peringkatnya berada di bawah Danantara, Qatar Investment Authority (ranking ke-9 SWFI) dengan aset, Rp8.569 triliun.

Sementara itu, Badan SWF China, China Investment Corporation menjadi yang tertinggi sementara di Asia (ranking ke-2 SWFI) dengan nilai aset mencapai Rp21.699 triliun.

(*)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mas Abo Real

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X