"Ini akan menjadi tragedi nasional. Sedangkan potensi PHK di sektor hulu yang jauh lebih kecil masih bisa dimitigasi melalui optimalisasi serapan lokal," tegasnya.
Kemenperin menilai pertumbuhan sektor tekstil di kuartal I dan II 2025 yang masih di atas 4% merupakan capaian yang harus dijaga.
Karena itu, Febri menekankan pentingnya sinergi semua pihak.
"Kemenperin berharap asosiasi industri dapat melihat kebijakan pemerintah secara objektif," tutupnya.
(*)
Artikel Terkait
Sepele Tapi Berpengaruh pada Kesehatan, Ini Alasan Pakai Tisu Makan Khusus untuk Makanan
Kebijakan Kuota Gas HGBT Diperketat, Akankah Picu Ancaman PHK Pekerja Pabrik di Tanah Air ?
Wapres Gibran Rakabuming Raka Tegaskan IKN Bukan Proyek Mangkrak dan Bukti Pembangunan Tak Lagi Jawa Sentris
Jitu ! Cara Mengelola Utang agar Terhindar dari Masalah Finansial, Coba Langkah-langkah Ini Fren
Daftar Dubes yang Baru Dilantik Presiden Prabowo Subianto, Termasuk Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara hingga Kepala Badan Industri Mineral
Stok Beras Pemerintah Capai 3,91 Juta Ton, Bulog Bilang Siap Didistribusikan untuk Bantuan Pangan Masyarakat
Fenomena Passion Economy, Cara Konten Kreator Menyalurkan Hobi hingga Menjadi Ladang Uang
Walau Berisiko Tinggi, Mengapa Remaja Dinilai Perlu Belajar Investasi Kripto ?
Laba Bersih Pop Mart Naik 400 Persen, Benarkah Bakal Sebar Penjualan Labubu Versi Mini untuk Ponsel ?
Mengapa OJK Minta Bank Turunkan Bunga Kredit ? Ini Alasannya