Hal ini menandakan bahwa pemalsuan sudah dilakukan dengan sangat detail, bahkan sampai meniru kemasan dan sistem identifikasi.
“Dua-duanya ke-scan Ko, tapi bedanya kelihatan di hasil fisik dan uji mesin. Tulisan yang palsu enggak rapi, capnya asal-asalan, dan logonya timbul enggak presisi,” ujar Andrew menjelaskan.
Temuan ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar tidak hanya mengandalkan hasil pemindaian digital, tetapi juga tetap melakukan verifikasi fisik sebelum membeli atau menerima emas berlogo UBS.
Kasus peredaran emas UBS palsu ternyata tidak hanya muncul di satu lokasi.
Dalam dua tahun terakhir, sejumlah wilayah seperti Surabaya, Medan, dan Makassar juga melaporkan temuan perhiasan dan logam mulia yang menggunakan logo UBS secara ilegal.
Para pelaku diketahui meniru desain kemasan, sertifikat, hingga cap kadar 9999 agar tampak seperti produk resmi. Namun setelah diuji laboratorium, sebagian besar logam itu terbukti bukan emas murni, melainkan campuran tembaga dan kuningan.
Hingga artikel ini diterbitkan, pihak UBS belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait beredarnya produk palsu tersebut.
Namun sebelumnya, UBS telah beberapa kali mengingatkan masyarakat agar membeli logam mulia hanya di mitra resmi dan toko berizin, serta selalu memeriksa keaslian melalui aplikasi resmi UBS Gold.
(*)
Artikel Terkait
Bincang Bersama JPP Promedia, Sri Radjasa Bongkar Skandal Pendamping Desa ! dari Pemutusan Sepihak, Surat Partai dan Kritik Mendes PDT Yandri Susanto
Kabar Saham Hari Ini : Aneka Tambang (ANTM) Setor Modal Rp2,6 Triliun ke PT Feni Haltim untuk Bangun Pabrik RKEF dan Kawasan Industri di Maluku Utara
Kabar Saham Hari Ini : Astra International (ASII) Melalui PT Saka Industrial Arjaya Akuisisi 83,67% Saham PT Mega Manunggal Property Tbk (MMLP)
Kabar Saham Hari Ini : Solusi Sinergi Digital (WIFI) Dirikan Anak Usaha Baru PT Solusi Sinergi Borneo (SSB) di Pontianak Kalimantan Barat
Kabar Saham Hari Ini : Bakal Segera Digelar, Cek Jadwal RUPSLB Garuda Indonesia (GIAA) dan Mata Acaranya
Kabar Saham Hari Ini : Lynn Ramli Mundur dari Presdir Bussan Auto Finance (BAFI), Siapa Penggantinya ? Cek Susunan Direksi BAF Terbaru
Kabar Saham Hari Ini : Hasnur Internasional Shipping Sahkan Hendra Iskandar Lubis sebagai Komisaris Independen, Cek Susunan Direksi HAIS Terbaru
Clara Hertina Istri Direksi Jasa Raharja Diduga Gunakan Fasilitas Negara, KAMAKSI Desak KPK dan Kejagung Turun Tangan
BBM Pertamina Ditolak oleh SPBU Swasta Karena Dianggap Tidak Sesuai Standar ! DPR Kritik Keras Pembatasan Impor, KPPU Soroti Dominasi
Periode 29 September-3 Oktober 2025 Ditutup Positif, IHSG Sepekan Naik 0,23% ! Kapitalisasi Pasar BEI Meningkat Jadi Rp15.079 T, Apa Kabar Sahammu ?