Indrawan juga menukil data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang menunjukkan penurunan signifikan dalam konsumsi tembakau
"Dari satu banding tiga orang dewasa pada tahun 2000, menjadi satu banding lima pada 2022," ungkapnya.
Menurut Indrawan, hal ini pertanda bahwa masa depan industri hasil tembakau tidak lagi secerah masa lalu.
“Bertahan hanya dengan produk berbasis tembakau adalah strategi yang ketinggalan zaman,” klaimnya.
Kendati demikian, Indrawan menyarankan agar pelaku besar di industri ini mulai mengeksplorasi sektor lain seperti teknologi, kesehatan, atau energi terbarukan yang lebih menjanjikan secara ekonomi maupun sosial.
“Bayangkan jika mereka berinvestasi di sektor kesehatan. Paradoks memang, tapi justru bisa jadi pilar baru yang stabil,” tukasnya.
(*)
Artikel Terkait
Momen HUT ke-80 TNI, Presiden Prabowo Subianto Ucap Terima Kasih ke Istri dan Anak Para Prajurit: Yang Maha Kuasa Selalu Beserta Kalian
Kabar Saham Hari Ini : Van Eck Associates Corporation Borong Saham BRMS Rp42,3 Miliar ! Segini Jumlah Kepemilikan di Bumi Resources Minerals Sekarang
Kabar Saham Hari Ini : Chandra Daya Investasi (CDIA) Beli 50,99% Saham PT Chandra Shipping International (CSI) dan PT Marina Indah Maritim (MIM)
Kabar Saham Hari Ini : Barito Renewables Energy (BREN) Rampungkan Proyek Retrofit PLTP Salak, Kapasitas Bauran Energi Terbarukan Meningkat
Manajemen MIND ID Tegaskan Satgas Timah Bukan Alat Penindakan, Tapi Mesin Pembenahan
Kabar Saham Hari Ini : Geoprima Solusi Ungkap Rencana Akuisisi Mayoritas Saham GSPO oleh Calon Investor Dalam 3 Bulan ke Depan, Siapa ?
Kabar Saham Hari Ini : Direktur BCA Santoso Beli Saham BBCA Rp750 Juta, Segini Total Kepemilikannya Sekarang
Kabar Saham Hari Ini : PT Multi Artha Pratama Jual Saham PANI Rp2,5 T ! Apa Tujuannya Hingga Kepemilikan Saham di Pantai Indah Kapuk Dua Turun 1,05% ?
Inilah 5 Kritik Keras untuk BGN dari Aliansi Masyarakat, Tuntut Pencopotan Pejabat hingga Klaim Setoran Uang Jual Beli Titik Dapur MBG
Intip 5 Strategi Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Untuk Pastikan Ekonomi Tumbuh 5,5 Persen ! Apa Saja ?