JATAM juga mengungkap sejumlah dampak lingkungan yang ditimbulkan dari operasi perusahaan-perusahaan yang terhubung tersebut.
Kerusakan pesisir di Pulau Gebe, pencemaran sungai di Bacan, serta konflik lahan di Pulau Obi menjadi temuan utama.
Dalam laporan bertajuk _Kejahatan Lingkungan 100 Hari Kerja Sherly Tjoanda,_ JATAM menulis, temuan utama menunjukkan pola dukungan pemerintahan Sherly terhadap korporasi tambang, meskipun warga menghadapi kekerasan, kriminalisasi, intimidasi, serta kehilangan ruang hidup akibat serbuan industri ekstraktif.
JATAM menilai pengawasan tambang menjadi tumpul, karena pemilik kepentingan berada sekaligus di kursi pengambil keputusan.
Audit Menyeluruh
JATAM meminta pemerintah pusat, KPK, serta KLHK melakukan audit menyeluruh terhadap seluruh perusahaan yang terhubung dengan Sherly, termasuk legalitas izin, dampak lingkungan, dan pola pengawasan selama ia menjabat.
“Pengawasan tidak boleh berada di tangan orang yang punya kepentingan langsung terhadap perusahaan yang diawasi. Publik berhak mendapatkan pemerintahan yang bersih dari kepentingan bisnis keluarga,” ujar Melky.
Hingga artikel ini diterbitkan, pihak Gubernur Sherly Tjoanda belum memberikan tanggapan atas temuan dan desakan JATAM tersebut.
(*)
Artikel Terkait
Kabar Saham Hari Ini : OREX SAI dan SURGE (WIFI) Luncurkan Implementasi Penuh 5G FWA untuk Menyediakan Internet Terjangkau di Seluruh Indonesia
Kabar Saham Hari Ini : Mulia Boga Raya (KEJU) Umumkan Rencana Tender Offer Pengendali Saham Baru Dengan Harga Rp614 per Lembar
Kabar Saham Hari Ini : Sekar Bumi (SKBM) dan Bumi Pangan Utama Terima Pinjaman Gede dari Bank Maybank Indonesia, Bakal Digunakan Untuk Apa ?
Kabar Saham Hari Ini : Terungkap, 3 Risiko Utama yang Dihadapi Petrindo Jaya Kreasi (CUAN) dalam Operasional Bisnis Sepanjang Tahun 2025 ! Apa Saja ?
Kabar Saham Hari Ini : Prodia Widyahusada (PRDA) Hadirkan Next Generation Laboratory Lewat Layanan Prodia Clinical Multiomics Centre (PCMC), Apa itu ?
Aplikasi TRING Pegadaian Banjir Ulasan Buruk Netizen ! Baru Saja Rilis Dapat Review Bintang Satu, Pengguna Keluhkan Error Hingga OTP Tidak Masuk
Ikatan Pemuda Tegal Bersatu Beri Pujian Langkah Cepat Sufmi Dasco Ahmad dalam Rehabilitasi Dua Guru Luwu Utara
Pengamat Politik Anggap Seskab Teddy Perkuat Praktik Empathetic Governance era Presiden Prabowo Subianto Melalui Konsistensi Turun ke Masyarakat
Posisi Utang Luar Negeri Indonesia Turun di Triwulan III 2025, Intip Pemaparan Bank Indonesia
Kabar Saham Hari Ini : Rukun Raharja (RAJA) Dirikan Anak Perusahaan Baru ! Intip Bidang Aktivitas PT Banawa Rezeki Optima