KALIMANTANSATU.COM - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) membantah tegas soal narasi yang tengah ramai di media sosial mengenai suntikan dana Rp200 triliun ke himpunan bank milik negara (Himbara).
Narasi yang beredar menyebutkan bahwa Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa telah tertipu Bank Himbara yang mengelola uang Rp200 triliun tersebut.
Kemenkeu melalui akun resmi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) meminta masyarakat untuk tak menelan mentah-mentah informasi hoaks yang beredar.
“Berita yang menyatakan ‘Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa, telah tertipu Bank Himbara Rp200 T - para banker pengkhianat rakyat Indonesia. Purbaya kalah 1-0 dengan para banker, adalah HOAKS,” tulis PPID Kemenkeu melalui akun Instagramnya pada Minggu, 25 Januari 2025.
“Masyarakat diharapkan waspada terhadap penyebaran berita bohong yang mengatasnamakan Menteri Purbaya,” tegas pihak PPID lagi.
Dalam unggahan tersebut, terlihat foto Menkeu Purbaya mengenakan seragam warna biru tua milik Kemenkeu dan telah dilabeli ‘Hoaks’ oleh PPID.
Suntikan Dana Rp200 Triliun ke Bank Himbara
Saat melakukan rapat kerja (raker) perdana dengan DPR Komisi XI DPR RI di Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat pada 10 September 2025, Purbaya mengatakan dirinya akan menyuntikkan dana Rp200 Triliun milik pemerintah ke bank Himbara.
Uang tersebut merupakan dana yang selama ini mengendap di Bank Indonesia (BI) dan diperuntukkan untuk memacu kredit.
Sementara pembagian dananya adalah Rp55 triliun ke Bank Mandiri, Rp55 triliun ke Bank BRI, Rp55 triliun ke Bank BNI, Rp25 triliun ke Bank BTN dan Rp10 triliun ke Bank BSI di mana sudah menerima likuiditas per 12 September 2025.
BSI menjadi menjadi satu-satunya bank bukan milik negara yang mendapat transferan uang tersebut dengan pertimbangan akses ke masyarakat di Provinsi Aceh.
Tambahan uang kembali dikucurkan pada 10 November 2025 sebanyak Rp76 triliun yang dibagikan kepada Bank Mandiri Rp25 triliun, BRI Rp25 triliun, BNI Rp25 triliun, dan Bank DKI Rp1 triliun.
Artikel Terkait
BEI Deteksi Ada Transaksi 101,7 Juta Saham FITT di Pasar Nego, Begini Penjelasan Manajemen Hotel Fitra International
Pengendali Baru Saham FITT Jinlong Resources Investment Bakal MTO ! Manajemen Hotel Fitra International Ungkap Kabar Terbaru Penawaran Tender Wajib
Jinlong Resources Investment Pengendali Baru Saham FITT, Apakah Bakal Ada Perubahan Strategi Bisnis ? Ini Penjelasan Bos Hotel Fitra International
PTMP Umumkan 3 Rencana Aksi Korporasi, Bos Mitra Pack Beberkan Alasan ! Satu Diantaranya Akuisisi Saham PTMR oleh Deep Source Pte Ltd
Melalui Transform Business 2026, IFG Perkuat Customer Centricity dan Penciptaan Nilai Berkelanjutan
Indonesia Financial Group (IFG) Perkuat Tata Kelola untuk Dorong Customer Centricity dan Transformasi Berkelanjutan di Industri Asuransi Nasional
Tegaskan Kesiapan Teknologi EV di Indonesia ! KIA Sales Indonesia Perkuat Fondasi EV Ecosystem Secara Bertahap
MPPA Tambah Modal PT Super Ekonomi Retailindo Rp46,65 M ! Manajemen Matahari Putra Prima Ungkap Tujuannya Buat Apa
Melebihi 70,76% Ekuitas ! Terungkap Alasan ANJT Beri Term Loan BRI Rp4,85 T ke 4 Perusahaan Terkendali, Begini Kata Bos Austindo Nusantara Jaya
Apa Pesan Rahasia Kejuaraan M di Chat 1 Kali? Waktu Terbatas, Cara Ketik dan Klaim Border Avatar Final M7 Championship MLBB, Aurora Gaming PH Juara M7