Didorong oleh Peningkatan Aktivitas Korporasi, Pasar Properti Jakarta Tetap Stabil dalam Pemulihannya

photo author
Prabu Warah, Kalimantan Satu
- Jumat, 13 Februari 2026 | 08:46 WIB
Mengikuti momentum positif pada kuartal lalu, pasar properti Jakarta diprediksi akan mengalami pertumbuhan yang solid pada tahun 2026, didukung oleh aktivitas korporasi yang terus berkembang dan prioritas penyewa yang terus berubah. (Kalimantansatu.com/Dok. CBRE Indonesia)
Mengikuti momentum positif pada kuartal lalu, pasar properti Jakarta diprediksi akan mengalami pertumbuhan yang solid pada tahun 2026, didukung oleh aktivitas korporasi yang terus berkembang dan prioritas penyewa yang terus berubah. (Kalimantansatu.com/Dok. CBRE Indonesia)

KALIMANTANSATU.COM - Mengikuti momentum positif pada kuartal lalu, pasar properti Jakarta diprediksi akan mengalami pertumbuhan yang solid pada tahun 2026, didukung oleh aktivitas korporasi yang terus berkembang dan prioritas penyewa yang terus berubah.

Laporan prospek pasar terbaru CBRE Indonesia menyoroti permintaan yang berkelanjutan di sektor perkantoran, industri/logistik, ritel, dan perhotelan dalam jangka pendek hingga menengah.

Dengan pasokan baru yang tetap terbatas, tekanan kompetitif terhadap sewa diperkirakan akan mereda.

Angela Wibawa, Managing Director, CBRE Advisory Indonesia, mengatakan dalam pembukaan Media Briefing pada 11 Februari 2026.

Baca Juga: Pasar Properti Jakarta Memasuki Fase Pertumbuhan Berkelanjutan Seiring Pasokan Terbatas, CBRE Indonesia Dorong Permintaan Premium

“Pasar properti diperkirakan akan terus tumbuh tahun ini. Kami memperkirakan permintaan dari ekspansi korporasi akan mendukung sektor perkantoran dan industri/logistik, sementara pergeseran gaya hidup perkotaan akan mendorong sektor ritel," ujarnya.

Ia kemudian menambahkan bahwa pertumbuhan pariwisata (yaitu kedatangan pengunjung) akan membantu meningkatkan tingkat okupansi hotel di Jakarta.

Menyajikan data pembaruan pasar, Anton Sitorus, Head of Research & Consulting memulai dengan narasi positif tentang stabilitas ekonomi Indonesia yang konsisten.

Ia menyoroti bahwa negara ini telah mempertahankan pertumbuhan PDB rata-rata tahunan sekitar 5% selama lima tahun terakhir dan, menurut perkiraan beberapa analis, diperkirakan akan mempertahankan laju serupa hingga 2028.

Baca Juga: Wadirut MIND ID Dany Amrul Ichdan Bicara Konsep Indonesia Naik Kelas ! Beberkan Kunci Tekan Kemiskinan di Bawah 5 Persen

Ia juga mencatat target ambisius pemerintah untuk mencapai pertumbuhan 6–8% pada 2029—sebagai indikasi keyakinan yang kuat terhadap prospek jangka panjang Indonesia.

Stabilitas ini, kata Anton, bukan sekadar angka headline—melainkan menjadi landasan bagi keputusan properti saat ini, mulai dari ekspansi multinasional hingga strategi investasi domestik.

Judy Sinurat & Albert Dwiyanto, Co-Heads of Office Services juga menyuarakan pandangan positif terhadap sektor perkantoran.

Judy mencatat bahwa properti di kawasan CBD terus mengalami peningkatan penyerapan, didukung oleh perpindahan kantor dan perluasan penyewa ke gedung-gedung berkualitas lebih tinggi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Prabu Warah

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X