Awalnya Indonesia dikenakan tarif sebesar 32 persen oleh AS.
Setelah proses negosiasi, disepakati tarif resiprokal 19 persen sebagai dasar.
Namun, Indonesia berhasil mengamankan tarif 0-10 persen untuk produk tertentu melalui perjanjian.
(*)
Awalnya Indonesia dikenakan tarif sebesar 32 persen oleh AS.
Setelah proses negosiasi, disepakati tarif resiprokal 19 persen sebagai dasar.
Namun, Indonesia berhasil mengamankan tarif 0-10 persen untuk produk tertentu melalui perjanjian.
(*)
Artikel Terkait
IRA Internet Rakyat Diluncurkan Hari Ini, Bos Solusi Sinergi Digital (WIFI) dan Telemedia Komunikasi Pratama Ulas Keunggulan Layanan 5G FWA 1,4 GHz
Tingkatkan Hunian Sehat dan Nyaman, Kolaborasi Promedia Group dan Alduro Ganti Atap Rumah Wartawan Gratis Untuk yang Masih Pakai Asbes dan Seng
Eratkan Kerja Sama dengan Amerika Serikat, Presiden Prabowo Subianto Tegaskan Indonesia Butuh Mitra untuk Industrialisasi
Di Depan Pengusaha AS, Presiden Prabowo Subianto Yakin Indonesia Negara Menarik untuk Investasi : Kami Kompetitif !
Konsisten Prinsip Politik Bebas Aktif, Prabowo Subianto Tegaskan Pertemuan Perdana Board of Peace untuk Upayakan Perdamaian di Gaza
Di Hadapan Pengusaha AS ! Prabowo Subianto Cerita Danantara, MBG hingga Pemberantasan Korupsi Indonesia
Bertemu Kadispenad, Promedia Group Jajaki Kolaborasi Strategis dengan TNI AD
Indonesia Mampu Produksi Mobil Pick-up 1 Juta Unit Per Tahun, Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita Beberkan Dampak Positif Ekonomi yang Signifikan
Proaktif Kembangkan Industri Otomotif Nasional, Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita Ungkap Strateginya
Deal ! Indonesia Gembok Tarif 0 Persen bagi Ekspor Tekstil ke Amerika Serikat, 4 Juta Lapangan Kerja Bakal Terima Manfaat