KALIMANTANSATU.COM, JAKARTA - Menjelang perayaan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idulfitri 1447 Hijriah atau 2026 Masehi, Pemerintah Indonesia menegaskan komitmen untuk terus menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendorong penguatan pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal pertama tahun 2026.
Sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, berbagai stimulus kebijakan disiapkan untuk memastikan momentum Hari Raya memberikan dampak positif bagi masyarakat dan perekonomian nasional.
Salah satunya adalah kebijakan pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), termasuk PPPK, prajurit TNI/Polri, serta pensiunan.
Terbaru, Pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp55 triliun atau meningkat sekitar 10% dibandingkan tahun lalu.
Pada tahun 2026, THR akan disalurkan kepada 2,4 juta ASN Pusat/TNI/Polri dengan dukungan APBN sebesar Rp22,2 triliun, 4,3 juta ASN Daerah melalui APBD sebesar Rp20,2 triliun, serta 3,8 juta pensiunan dengan alokasi APBN sebesar Rp12,7 triliun.
“Komponen yang dibayarkan 100% penuh meliputi gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan pangan, tunjangan jabatan atau kinerja sesuai dengan regulasi yang berlaku," ungkap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam Konferensi Pers terkait Kebijakan THR, BHR, dan Stimulus Ekonomi Idulfitri 1447 Hijriah pada Selasa (3/3/2026).
Lanjut Airlangga, pemberian THR merupakan hal yang berbeda dengan pemberian gaji yang ke-13.
"Jadi saya garis bawahi bahwa THR ini tidak sama dengan gaji ke-13,” tegas dia.
Adapun THR tersebut diberikan kepada PNS, CPNS, PPPK, Pejabat Negara, prajurit TNI, anggota Polri, pensiunan PNS, pensiunan prajurit TNI/Polri, hingga pensiunan Pejabat Negara.
Sedangkan untuk pemberian gaji ke-13 merupakan kebijakan terpisah dan akan dibayarkan pada bulan Juni 2026.
Di samping pemberian THR, Pemerintah sebelumnya juga telah menyiapkan berbagai stimulus jelang perayaan Idulfitri.
Diantaranya Bonus Hari Raya (BHR), diskon transportasi dengan alokasi anggaran sebesar Rp911,16 miliar dari APBN dan Non-APBN, penyaluran Bantuan Pangan berupa 10 kg beras dan 2 liter minyak goreng kepada 35,04 juta KPM dengan alokasi anggaran sebesar Rp14,09 triliun, serta kebijakan kebijakan Work From Anywhere (WFA) pada tanggal 16, 17, 25, 26, dan 27 Maret 2026 bagi ASN dan pekerja swasta untuk mengoptimalkan mobilitas dan tingkat konsumsi.
Artikel Terkait
Laba Bersih Cimory Tumbuh 33,80% Menjadi Rp2,03 Triliun pada Tahun 2025 ! Bos Cisarua Mountain Dairy (CMRY) Beberkan Capaian Angka Kinerja Positif
ENRG Catat Pertumbuhan 2 Digit pada 2025, Apa Kata Bos Energi Mega Persada ?
Petani Manggarai NTT Semangat Tanam Sayur : Sejak Ada MBG, Harga Wortel Kami Naik 3 Kali Lipat
Waktu Makin Mepet, Mentan Amran Sulaiman Target Cetak Sawah Rakyat Seluas 101.503 Hektare Dalam Satu Bulan ke Depan : 'Bergerak Cepat, Ini Penentu'
Baru Dibuka ! Cek Syarat Mudik Gratis Dishub Bekasi 2026 dan Ketentuan Cara Daftar di Link mudikbareng.karcisku.id
Mudik Gratis Pertamina 2026 Dibuka Mulai 3 Maret ! Cek Syarat, Rute Tujuan Keberangkatan Hingga Cara Daftar Lewat Link mudikpertamina2026.com
20 Warga Pakistan Tewas saat Demo Setelah Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Karena Serangan Rudal Amerika Serikat dan Israel
Donald Trump Bersumpah Lanjutkan Serang Iran ! Sebut Kemungkinan Banyak Tentara Amerika Serikat Mati
Dibuka Hari Ini ! Cek Link dan Cara Daftar Mudik Gratis Bank Mandiri 2026 ! Lihat Juga Syarat dan Rute Mudik Bersama Bank Mandiri 2026 Sob
Sudah Buka ! Cek Syarat, Rute Tujuan dan Cara Daftar Mudik Gratis Pertamina 2026 di Link mudikpertamina2026.com