ekonomi-bisnis

Gaya Komunikasi Ceplas-ceplos Menkeu Purbaya Kerap Dikritik, Syahganda Nainggolan Justru Anggap Bikin Masyarakat Melek Soal Pemerintahan

Selasa, 28 Oktober 2025 | 18:46 WIB
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun 2026 (APBN 2026) akan dijalankan dengan prinsip efisiensi dan ketepatan sasaran. (Kalimantansatu.com/Dok. Instagram @menkeuri)

Menurutnya, pernyataan dari Purbaya tersebut berhasil membuat masyarakat perhatian pada kondisi sesungguhnya yang sedang dihadapi pemerintah saat ini.

“Nah, ini Purbaya berhasil memancing itu. Jadi, saya pikir bangsa ini berterima kasih ada gaya ceplas-ceplos tapi serius dari Pak Purbaya ini,” lanjutnya.

Baca Juga: Sandra Dewi Cabut Gugatan Perampasan Aset di Kasus PT Timah dan Relakan Aset Mewah Disita Kejagung ! Hakim Nyatakan Eksekusi Vonis Harvey Moeis

Klaim Menkeu Purbaya, Gayanya yang Ceplas-ceplos Perbaiki Kepercayaan Masyarakat pada Pemerintah

Purbaya sendiri sempat mengklaim bahwa gaya komunikasi dan kebijakannya yang ceplas-ceplos justru membuat kepercayaan masyarakat kepada pemerintah naik.

“Ini kemarin Agustus, September turun terus, Juli, Agustus, September turun ke titik terendah saat banyaknya demo,” kata Menkeu Purbaya kepada awak media di Menara Bank Mega, Jakarta pada Senin, 27 Oktober 2025.

“Setelah kita lakukan kebijakan yang mungkin untuk sebagian kalangan agak drastis, agak ceplas-ceplos tapi ini berhasil mengembalikan sentimen masyarakat ke pemerintah,” paparnya.

Pernyataan tersebut ia sampaikan ketika memberi tanggapan langsung pada Hasan Nasbi dan menunjukkan data indeks kepercayaan masyarakat kepada pemerintah dari survei yang dilakukan oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Baca Juga: Thrifting di Ujung Tanduk: Menkeu Purbaya Tegaskan Aksi Sikat Mafia Baju Bekas dan Bakal Tambah Denda ! Anggap Suara Penolakan Justru sebagai Sinyal

“Justru ini levelnya sekarang sudah sama, sudah stabil lagi. Jadi, stabilitas pemerintah amat baik di mata masyarakat, kecuali di mata orang itu ya,” ucap mantan Ketua Dewan Komisioner LPS itu.

“Sepertinya saya koboi, tapi yang saya lakukan adalah mengembalikan kepercayaan masyarakat ke pemerintah. Itu juga atas perintah Bapak Presiden, jadi saya nggak gerak sendiri,” tandasnya.

(*)

Halaman:

Tags

Terkini