ekonomi-bisnis

Ketika Petani hingga Konsumen Bahagia saat Lebaran 2026, Stok Cukup dan Harga Pangan Stabil

Selasa, 24 Maret 2026 | 12:53 WIB
ILUSTRASI PEDAGANG CABAI - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan stok komoditas pangan nasional dalam kondisi cukup dan harga tetap stabil menjelang dan pada Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. (Kalimantansatu.com/Dok. Kementerian Pertanian)

KALIMANTANSATU.COM, JAKARTA - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan stok komoditas pangan nasional dalam kondisi cukup dan harga tetap stabil menjelang dan pada Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Kondisi ini membuat momentum Lebaran 2026 menjadi kebahagiaan bagi seluruh pihak, mulai dari petani sebagai produsen, pedagang sebagai pelaku distribusi, hingga konsumen sebagai masyarakat luas.

Dari pantauan di berbagai pasar tradisional dan modern, harga berbagai kebutuhan pokok terpantau stabil dan stok tersedia cukup.

Baca Juga: Pemerintah Bangun 104 Sekolah Rakyat Asrama Gratis Lagi untuk Percepat Akses Pendidikan Anak Miskin Ekstrem

Menurut Amran, keberhasilan menjaga stok dan stabilitas harga pangan merupakan hasil kerja bersama dari peningkatan produksi, penguatan cadangan pangan, pengawasan distribusi, serta pengendalian harga di pasar.

“Kita ingin semua tersenyum. Petani tersenyum karena harga hasil panennya baik, pedagang tersenyum karena barang tersedia dan bisa dijual, dan masyarakat juga tersenyum karena harga pangan terjangkau. Itulah tujuan pemerintah menjaga pangan,” ujar Amran dalam keterangan tertulis, Minggu (22/3/2026).

Mengulas komoditas beras, Amran menjelaskan bahwa posisi stok nasional sangat kuat.

Cadangan Beras Pemerintah di gudang Bulog saat ini sekitar 4,09 juta ton, beras yang beredar di masyarakat sekitar 11–12 juta ton, serta potensi panen dalam waktu dekat sekitar 12 juta ton.

Secara total, kekuatan stok beras nasional mencapai sekitar 28 juta ton atau setara ketahanan pangan hingga sekitar 11 bulan ke depan.

Baca Juga: Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Diprediksi 24 Maret, Pemudik Diminta Atur Waktu Perjalanan dan Optimalkan WFA

Produksi beras nasional juga menunjukkan tren peningkatan.

Panen raya di berbagai daerah sedang menunjukkan geliat hasil yang menggembirakan mengingat Maret 2026 merupakan saat di mana panen raya terjadi.

Peningkatan produksi ini memperkuat stok nasional sekaligus menjaga stabilitas harga gabah di tingkat petani.

“Produksi kita meningkat, panen raya terjadi di banyak daerah, Februari Maret dan April banyak panen di berbagai daerah, sehingga stok beras nasional sangat kuat. Produksi kita sudah berada di atas kebutuhan konsumsi nasional,” ujar Mentan Amran.

Halaman:

Tags

Terkini