Pemerintah Bangun 104 Sekolah Rakyat Asrama Gratis Lagi untuk Percepat Akses Pendidikan Anak Miskin Ekstrem

photo author
R Ridho Triwi D.N, Kalimantan Satu
- Selasa, 24 Maret 2026 | 12:47 WIB
Pemerintah Republik Indonesia mempercepat akses pendidikan untuk masyarakat miskin ekstrem melalui Sekolah Rakyat. (Kalimantansatu.com/Dok. Kementerian PU)
Pemerintah Republik Indonesia mempercepat akses pendidikan untuk masyarakat miskin ekstrem melalui Sekolah Rakyat. (Kalimantansatu.com/Dok. Kementerian PU)

KALIMANTANSATU.COM - Pemerintah Republik Indonesia mempercepat akses pendidikan untuk masyarakat miskin ekstrem melalui Sekolah Rakyat.

Saat ini, pemerintah lagi menyelesaikan pembangunan 104 Sekolah Rakyat baru di berbagai kota.

Program ini merupakan bagian dari target pemerintah yang bisa membangun Sekolah Rakyat di 32 provinsi dan 102 kabupaten/kota, dengan target kapasitas mencapai 112.320 siswa dalam 3.744 rombongan belajar.

Baca Juga: Sekolah Rakyat Semakin Diperluas ! Kepala BP Taskin Budiman Sudjatmiko : Investasi Masa Depan untuk Putus Rantai Kemiskinan

Hingga 22 Maret 2026, progres pembangunan secara nasional telah mencapai 15,54 persen.

Dalam pembangunan Tahap II, Sekolah Rakyat berdiri di atas lahan seluas 5 hingga 10 hektare yang disiapkan oleh pemerintah daerah di berbagai wilayah.

Setiap kompleks sekolah dirancang modern dan terintegrasi, dilengkapi fasilitas pembelajaran berbasis teknologi.

Selain ruang kelas, tersedia pula laboratorium keterampilan, perpustakaan, pusat pembelajaran digital, hingga asrama bagi siswa dan tenaga pengajar.

Fasilitas penunjang lainnya seperti kantin sehat, klinik, lapangan olahraga, ruang kegiatan ekstrakurikuler, serta ruang terbuka hijau juga menjadi bagian dari pengembangan kawasan ini.

Baca Juga: Ini 3 Tujuan Program Sekolah Rakyat ! Sekjen Kemensos Robben Rico Tegaskan Kepedulian Pemerintah Era Prabowo Subianto untuk Wong Cilik

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus berupaya mengatasi berbagai tantangan teknis di lapangan.

Mulai dari akses menuju lokasi pembangunan, distribusi material, hingga kesiapan infrastruktur pendukung menjadi fokus perhatian agar proyek dapat berjalan sesuai jadwal yang ditetapkan.

“Pembangunan Sekolah Rakyat ini adalah bentuk nyata komitmen pemerintah untuk membangun sumber daya manusia yang unggul. Kementerian PU ingin memastikan fasilitas pendidikan ini dibangun secara cepat dan berkualitas,” kata Menteri PU Dody Hanggodo, ditulis Senin (23/3/2026).

Di Provinsi Jawa Tengah, pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan.

Proyek ini tersebar di 11 titik yang terbagi dalam dua wilayah kerja.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: R Ridho Triwi D.N

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X