ekonomi-bisnis

Harga CPO Naik di Kisaran MYR 4.860/Ton: Impor Minyak Nabati India Melonjak, Stok Malaysia Tembus Rekor

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:56 WIB
ILUSTRASI BUAH KELAPA SAWIT - Harga CPO Naik di Kisaran MYR 4.860/Ton: Impor Minyak Nabati India Melonjak, Stok Malaysia Tembus Rekor (Kalimantansatu.com/Pixabay tristantan)

KALIMANTANSATU.COM - Pergerakan harga crude palm oil (CPO) mencatatkan penguatan sebesar +0,29% hingga menyentuh posisi MYR 4.821 per ton pada sesi penutupan perdagangan Senin (17/8/2026).

Tren positif berlanjut pada harga CPO hari ini hingga Selasa (18/8/2026) sore. Harga CPO terkini stabil di rentang MYR 4.860 per ton.

Sejumlah faktor utama memicu tren penguatan harga minyak kelapa sawit mentah ini, diantaranya:

  • Peningkatan Permintaan India: Lonjakan kebutuhan pasar menyambut festive season.
  • Faktor Cuaca & Energi: Ancaman fenomena iklim El Nino serta gangguan pasokan minyak mentah di kawasan Timur Tengah yang mengerek kenaikan harga bahan bakar nabati.
  • Pengalihan Pasar: Hambatan distribusi minyak bunga matahari di wilayah Laut Hitam memicu para pembeli asal India, Pakistan, dan beberapa negara lain beralih mengimpor CPO.

Baca Juga: Strategi Dividend Investing 2026: Cara Membangun 'Gaji Kedua' Pasif dari Saham di Bursa Efek Indonesia (IDX), Untuk yang Bosan Menunggu Capital Gain

Dinamika Impor India dan Pasokan Malaysia

Aktivitas pengisian persediaan oleh sejumlah kilang pemurnian (refinery) menjelang perayaan besar mendorong impor minyak nabati India pada Juli 2026 melonjak hingga mendekati 1,5 juta ton, tercatat sebagai rekor tertinggi dalam periode 10 bulan terakhir.

Secara spesifik, impor CPO India pada Juli 2026 melonjak +50% secara bulanan (month-on-month/MoM) mencapai 731 ribu ton, menempati puncaknya dalam 5 bulan belakangan.

Di sisi lain, kondisi pasokan di Malaysia menunjukkan dinamika berikut:

  • Tingkat Persediaan: Stok CPO Malaysia pada Juli 2026 naik ke posisi tertinggi dalam 5 bulan terakhir akibat laju produksi harian yang melampaui volume ekspor.
  • Kinerja Ekspor: Data pengiriman CPO Malaysia sepanjang rentang 1–15 Agustus 2026 terkonstraksi sebesar -7,9% dibandingkan dengan capaian pada periode yang sama bulan Juli 2026.

(Prabu Warah)

Tags

Terkini