KALIMANTANSATU.COM - Perusahaan konstruksi dan investasi nasional di bawah naungan Danantara Indonesia, PT PP Tbk (PTPP) memulai proyek strategis renovasi Gedung Pusat Layanan Ibu dan Anak IPT KIA RSCM KIARA.
Nilai kontrak proyek ini sebesar Rp195,9 miliar (termasuk PPN).
Proyek tersebut menjadi bagian dari komitmen PTPP dalam menghadirkan infrastruktur kesehatan modern yang mendukung peningkatan kualitas hidup ibu dan anak Indonesia.
Proyek strategis itu ditargetkan selesai dalam waktu 120 hari kalender, terhitung sejak 25 Agustus 2025 hingga 22 Desember 2025.
Renovasi ini menjadi langkah penting dalam mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan di Indonesia, khususnya dalam menekan angka kematian ibu dan bayi melalui fasilitas medis yang lebih modern, aman, dan sesuai standar internasional.
“RSCM KIARA akan kami hadirkan sebagai pusat rujukan layanan kesehatan ibu dan anak yang representatif, nyaman, serta mendukung program pemerintah dalam menekan angka kematian ibu dan bayi di Indonesia,” ujar Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo dalam keterangan tertulisnya dikutip Kalimantansatu.com, Minggu (28/9/2025).
PTPP memanfaatkan teknologi terkini seperti Laser Scanner dan Building Information Modeling (BIM), yang memungkinkan pemindaian presisi dan integrasi desain digital.
Melalui pendekatan ini, lanjut Joko, PTPP kembali menegaskan diri sebagai pelopor penerapan teknologi konstruksi modern di Indonesia, khususnya pada proyek kesehatan berstandar internasional.
Joko menambahkan, proyek ini menuntut strategi eksekusi yang cermat karena dilakukan di tengah aktivitas pelayanan medis yang tetap berjalan penuh.
PTPP mengedepankan keselamatan pasien dan pekerja, serta menjaga agar layanan kesehatan tetap optimal.
Hal ini menjadi bukti kapabilitas PTPP dalam mengelola proyek dengan kompleksitas tinggi.
“Selain itu, desain gedung juga dirancang dengan memperhatikan aspek psikologis pasien dan keluarga. Desain ruang diperbaharui dengan konsep humanis, ramah lingkungan, dan mendukung pemulihan pasien secara menyeluruh. Kami percaya bahwa infrastruktur kesehatan bukan hanya bangunan fisik, melainkan ruang kehidupan yang memberi harapan dan mempercepat kesembuhan,” jelasnya.
Dengan langkah ini, PTPP mempertegas perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam menghadirkan infrastruktur kesehatan yang berkualitas, berkelanjutan, dan berdampak nyata bagi generasi mendatang.
Artikel Terkait
Kabar Saham Hari Ini : Kenapa Anak Usaha Diamond Food Indonesia (DMND) Digugat PKPU ? Begini Penjelasan Manajemen dan Langkah yang Diambil
Kabar Saham Hari Ini : Setelah Ekspor Perdana ke Amerika Serikat, Zyrexindo Mandiri Buana (ZYRX) Dapat Fasilitas KITE dari Ditjen Bea Cukai Kemenkeu
Kabar Saham Hari Ini : Sawit Sumbermas Sarana (SMSS) Rencana Akuisisi 63,4% Saham PT Sawit Mandiri Lestari Senilai Rp1,6 T dari PT Citra Borneo Indah
Kabar Saham Hari Ini : PT Suparma Tbk (SPMA) Umumkan Pembagian Dividen Tahun Buku 2024 Senilai Rp378,4 Miliar ! Cek Jadwal dan Berapa Rasionya
Kabar Saham Hari Ini : Penjualan Turun Signifikan dari PLN Prabayar, Begini Penjelasan Manajemen PT Hensel Davest Indonesia Tbk (HDIT)
Belajar dari Kasus BCA dan Bank Permata, Pembobolan RDN Saham Nasabah Tanggung Jawab Siapa ?
Kabar Saham Hari Ini : Perintis Triniti Properti (TRIN) Jual Saham Anak Perseroannya ke PT Sequoia Tumbuh Sejahtera, Segini Total Transaksinya
Kabar Saham Hari Ini : Apa Hasil RUPSLB Asuransi Multi Artha Guna (AMAG) Tahun 2025 ? Firdaus Djaelani Mundur dari Komisaris Independen
Kabar Saham Hari Ini : Penyebab Pendapatan Verona Indah Pictures (VERN) Anjlok 71,56 Persen Bila Dibandingkan dengan 30 Juni 2024, Ini Kata Manajemen
Kabar Saham Hari Ini : Solusi Sinergi Digital (WIFI) Divestasi Saham PT Integrasi Media Terkini ke PT Investasi Gemilang Maju