1. Rencana Akuisisi Jubilee Metals Limited (JML)
Sekitar Rp340.883.083.328,- (Rp340,8 Miliar) atau setara dengan AUD31.470.004 akan digunakan BUMI dalam rangka pengembangan bisnis Perseroan untuk pemenuhan sebagian dari kewajiban pembayaran nilai akuisisi terhadap Jubilee Metals Limited (JML), suatu perusahaan (Company Number 155 231 619) yang didirikan pada tanggal 19 Januari 2012 berdasarkan hukum Australia Barat dan terdaftar pada Australian Securities and Investments Commission berdasarkan Certificate of Registration tanggal 19 Januari 2012 dan memiliki kegiatan usaha yaitu perusahaan tambang emas dengan Mining Licence No. ML 5248.
2. Rencana Akuisisi Laman Mining (LM)
Sekitar Rp333.600.000.000,- (Rp333,6 Miliar) akan digunakan Perseroan dalam rangka pengembangan bisnis Perseroan untuk pemenuhan kewajiban pembayaran nilai uang muka atas rencana akuisisi terhadap PT Laman Mining (LM), suatu perseroan terbatas yang didirikan berdasarkan hukum negara Republik Indonesia yang berkedudukan di Kabupaten Ketapang berdasarkan Akta Pendirian No. 45tertanggal 17 September 2009, yang dibuat di hadapan Maria Anastasia Halim S.H., Notaris di Batam, yang telah memperoleh pengesahan berdasarkan Surat Keputusan Menkumham No. AHU-47170.AH.01.01.Tahun 2009 tertanggal 2 Oktober 2009, dan telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-0063571.AH.01.09.Tahun 2009 tertanggal 2 Oktober 2009, dan memiliki kegiatan usaha yaitu Pertambangan bijih bauksit (KBLI 07293) dengan Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi (IUP-OP) Nomor: 503/17/IUP-OP/DPMPTSP-C.I/2020 untuk jangka waktu 12 tahun atau berlaku sampai dengan 23 Februari 2032, dan dapat diperpanjang sebanyak 2 kali.
3. Pemberian Pinjaman Wolfram Limited (WFL)
Sehubungan dengan telah berhasilnya BUMI melakukan Akuisisi WFL sebesar 100% sebagaimana telah diumumkan dalam Laporan Informasi atau Fakta Material No.824/BR- BOD/XI/2025 tanggal 10 November 2025 yang mana membuat WFL telah menjadi perusahaan anak Perseroan, selanjutnya sekitar Rp97.504.757.661,- (Rp97,5 Miliar) atau setara dengan AUD8.755.415,41 yang akan digunakan Perseroan untuk pemberian pinjaman kepada WFL, yang selanjutnya akan digunakan WFL untuk kebutuhan belanja modal dan modal kerja lanjutan WFL di tahun 2026 sampai dengan tahapan produksi, dengan rincian sebagai berikut:
(a) sekitar Rp63.621.752.000,- (Rp63,6 Miliar) atau setara dengan AUD5.873.500 akan digunakan untuk penyelesaianpengembangan pabrik pengolahan bijih yang terdiri dari biaya peremajaan dan perbaikan (refurbishment), biaya perawatan, pemeliharaan dan inspeksi pabrik;
(b) sekitar Rp19.985.040.000,- (Rp19,9 M) atau setara dengan AUD1.845.000 akan digunakan untuk biaya eksplorasi WFL; dan
(c) sisanya untuk keperluan modal kerja WFL yang antara lain berupa biaya karyawan, environmental cost, safety cost, serta iuran wajib atas operasi tambang sehubungan dengan kegiatan operasional WFL.
Apabila dana yang dipinjam telah dikembalikan oleh WFL kepada Perseroan, maka Perseroan akan menggunakan dana tersebut untuk membiayai kebutuhan modal kerja Perseroan.
(*)
Artikel Terkait
Kabar Saham Hari Ini : Raih Kinerja Positif di Kuartal III 2025 ! Laba Bersih Saraswanti Indoland Development (SWID) Melonjak 150%
Kabar Saham Hari Ini : Cek Jadwal Bagi Dividen ASRM ! Ketahui Cum Date, Ex-Date dan Tanggal Pembayaran Dividen Asuransi Ramayana Sob
Pelayaran Jaya Hidup Baru Resmi IPO Hari Ini ! Harga Saham PJHB ARA Mentok, Waran PJHB Terbang 40.900%
Perhatian Buat Trader dan Investor Saham PJHB ! Bikin Lega Nih, Ada Larangan OJK untuk Pengendali dan Investor yang Dapat Harga di Bawah Penawaran
Optimisme Penghujung Tahun 2025, Hasnur Internasional Shipping (HAIS) Tambah Satu Set Armada Baru di Tambatan Sungai Putat
Kabar Saham Hari Ini : Dwi Setijo Adji Mundur dari Posisi Direktur Minna Padi lnvestama Sekuritas (MINA)
Berapa Harga Dividen Saham MEDC yang Dibagikan pada 28 November 2025 ? Terbaru, Direksi Medco Energi Internasional Sudah Tetapkan Kurs Tengah BI
Terungkap Alasan Cahayasakti Investindo Sukses (CSIS) Tambah Kegiatan Usaha Baru, Bagaimana Prospek Studi Kelayakannya ?
Pesan OJK untuk Generasi Muda yang Ingin Terjun di Saham, Obligasi dan Reksa Dana : Pasar Modal Bukan Arena Spekulasi atau Perjudian, Tapi Investasi
Dirut BJB Yusuf Saadudin Meninggal Dunia Hari Ini Jumat 14 November 2025, Manajemen Ungkap Duka Mendalam : Kehilangan Sosok Pemimpin Luar Biasa
Mengintip Kinerja Keuangan Bank BCA (BBCA) di 9 Bulan Pertama 2025, Kredit Tumbuh Ditopang Ekspansi Berkualitas dan Terjaganya Likuiditas
Kabar Saham Hari Ini : Bukit Asam (PTBA) Terima Fasilitas Pinjaman Berjangka Senior Rp3,56 Triliun dari BRI, Bank Mandiri dan BNI ! Bakal Untuk Apa ?
Kabar Saham Hari Ini : 50% Lewat Jatuh Tempo, Ancara Logistics Indonesia (ALII) Buka Suara Soal Penyebab Piutang Usaha Belum Tertagih
Kabar Saham Hari Ini: Adira Dinamika Multi Finance (ADMF) Dapat Pinjaman Berjangka Sebesar USD100 Juta dari MUFG Singapura, Bakal Digunakan Untuk Apa?