Apakah Menguntungkan Baja ? Begini Respons Bos Krakatau Steel (KRAS) Soal Perlindungan Industri Dalam Negeri yang Dilontarkan Menperin Agus Gumiwang

photo author
Prabu Warah, Kalimantan Satu
- Rabu, 7 Januari 2026 | 14:22 WIB
Ilustrasi pekerja industri baja. (Kalimantansatu.com/Dok. Pixabay jannonivergall)
Ilustrasi pekerja industri baja. (Kalimantansatu.com/Dok. Pixabay jannonivergall)

KALIMANTANSATU.COM - PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) memberikan respons positif terkait pernyataan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita saat membuka Business Matching Produk Dalam Negeri di Gedung Kementerian Perindustrian, Jakarta, Senin (15/12/2025).

Saat momen tersebut, Agus Gumiwang menekankan pentingnya keberanian Indonesia melindungi industri dalam negeri sebagai sinyal kebijakan yang konstruktif dan strategis.

Di tengah dinamika perdagangan global yang semakin kompleks dan tidak sepenuhnya simetris, sikap tersebut mencerminkan kesadaran negara dalam menjaga keberlanjutan industri nasional yang bersifat fundamental, termasuk industri baja.

Sebagai industri hulu yang menopang berbagai sektor strategis, baja memiliki peran sentral dalam pembangunan nasional.

Baca Juga: Sah ! BP BUMN Dapat Pengalihan Saham KRAS dari Danantara Asset Management, Manajemen Krakatau Steel Ungkap Jumlahnya

Bagi Krakatau Steel Group, sinyal kebijakan tersebut memiliki arti penting dalam menciptakan level playing field yang adil bagi industri baja nasional.

Direktur Utama PT Krakatau Steel Tbk, Akbar Djohan menegaskan, industri baja nasional membutuhkan proteksi dalam negeri agar transformasi yang tengah dilakukan dapat berjalan optimal.

“Industri baja adalah fondasi industrialisasi. Tanpa kebijakan yang adil dan berimbang, industri strategis nasional akan terus tertekan oleh praktik perdagangan global yang tidak simetris,” ungkap Akbar Djohan dalam keterangan tertulisnya dikutip Kalimantansatu.com, Rabu (7/1/2026).

Akbar bilang, Krakatau Steel terus melakukan pembenahan internal melalui peningkatan efisiensi, kualitas produk, serta penguatan struktur bisnis, namun upaya tersebut perlu ditopang oleh kebijakan industri yang berpihak pada kepentingan nasional.

“Proteksi yang terukur memastikan industri baja nasional tumbuh sehat, berkelanjutan, dan mampu menopang pembangunan jangka panjang,” timpal Akbar Djohan yang juga menjabat sebagai Chairman Indonesian Iron & Steel Industry Association (IISIA) dan Chairman Asosiasi Logistik & Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA).

Baca Juga: Kolaborasi PTPP dan Danantara Bangun Hunian Sementara di Aceh Tamiang, Joko Raharjo : Ruang Transisi Sebelum Pemulihan Jangka Menengah dan Panjang

Seperti diketahui, industri baja merupakan tulang punggung pembangunan infrastruktur, energi, transportasi, manufaktur, hingga pertahanan.

Dengan demikian, menjaga keberlanjutan industri baja nasional berarti memastikan Indonesia memiliki fondasi yang kuat untuk mewujudkan kedaulatan ekonomi dan ketahanan nasional dalam jangka panjang.

Dalam hal ini Danantara menjadi faktor yang kuat mendukung Krakatau Steel Group..

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Prabu Warah

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X