KALIMANTANSATU.COM - PT Darmi Bersaudara Tbk (KAYU) menginformasikan kabar duka cita atas meninggalnya Komisaris Utama Abdul Haris Nofianto.
"Perseroan dengan ini memberitahukan bahwa pada tanggal 31 Desember 2025 pukul 07:00 WIB, Bapak Abdul Haris Nofianto selaku Komisaris Perseroan telah meninggal dunia," ungkap Direktur Utama KAYU, Nanang Sumartono dalam Keterbukaan Informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) Rabu 7 Januari 2026.
Sehubungan dengan perubahan komposisi Dewan Komisaris Perseroan, Perseroan akan merujuk pada ketentuan Peraturan OJK No. 33/POJK.04/2014 Tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik.
Profil Abdul Haris Nofianto
Abdul Haris Nofianto merupakan laki-laki kelahiran Lumajang, 8 September 1969 yang berdomisili di Sidoarjo, Indonesia.
Dikutip dari laman resmi Perseroan, semasa hidupnya Abdul Haris Nofianto diangkat berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa pada tanggal 7 September 2019 untuk periode kepengurusan 2019-2023. Kemudian, berlanjut hingga kini.
Sebelumnya, ia pernah menjabat Direktur Operasional sejak 3 Juni 2010 dan merangkap Sekretaris Perusahaan sejak 6 Juni 2018.
Abdul Haris Nofianto berpengalaman sebagai Sales Manager pada PT Dunkindo Cipta Rasa pada tahun 1996-2010.
Ia lulus Sarjana S1 jurusan Hukum Perdata Fakultas Hukum Universitas Airlangga pada tahun 1992.
Memiliki hubungan afiliasi dengan Direktur Utama dan Pemegang Saham Utama/ Pengendali, juga terdapat kepemilikan saham atas Perseroan.
Saat ini, ia merangkap jabatan sebagai Direktur Utama pada afiliasi usaha PT Darbe Jaya Abadi.
(*)
Artikel Terkait
Soal KIOS Rugi dan Pendapatan Menurun Beberapa Tahun Terakhir, Begini Penjelasan Bos Kioson Komersial Indonesia kepada BEI
Produksi Jagung Nasional Tahun 2025 Meningkat, Naik Signifikan Hampir 1 Juta Ton Dibandingkan 2024
Potensi Produksi Beras Nasional Meningkat Sepanjang 2025 ! Tembus 34,71 Juta Ton, BPS Beberkan Data Padi Gabah Kering Giling
DKFT Menjadi Penjamin Kredit Rp245 Miliar Mega Buana Resources dari Bank China Construction Bank Indonesia, Ini Penjelasan Bos Central Omega Resources
Melonjak 1.429,76 Persen Sejak IPO ! Harga Saham RLCO Hari Ini Sentuh Rp2.570 per Lembar, Investor Abadi Lestari Indonesia Panen Cuan
Kolaborasi PTPP dan Danantara Bangun Hunian Sementara di Aceh Tamiang, Joko Raharjo : Ruang Transisi Sebelum Pemulihan Jangka Menengah dan Panjang
Sah ! BP BUMN Dapat Pengalihan Saham KRAS dari Danantara Asset Management, Manajemen Krakatau Steel Ungkap Jumlahnya
Bagaimana Nasib Suspensi Saham INAF Sejak 2 Juli 2024 ? Ada Kabar Terbaru, Bos Indofarma Ungkap Upaya Manajemen
Inflasi Indeks Harga Konsumen 2025 Terjaga ! Bank Indonesia Yakin Terkendali pada Tahun 2026 dan 2027
Apakah Menguntungkan Baja ? Begini Respons Bos Krakatau Steel (KRAS) Soal Perlindungan Industri Dalam Negeri yang Dilontarkan Menperin Agus Gumiwang