KALIMANTANSATU.COM, JAKARTA – PT Elnusa Tbk (Elnusa) memulai langkah baru penguatan kapabilitas Wireline Services melalui program Technology Access Enablement and Delivery to Elnusa.
Inisiatif ini sejalan dengan tema transformasi perusahaan tahun 2026, “Rediscover Technology & Innovation Edge”, yang menempatkan teknologi sebagai fondasi pengembangan layanan.
Melalui kemitraan ini, Elnusa mendapatkan akses terhadap advance wireline open hole dan cased hole logging tools.
Direktur Operasi Elnusa, Andri Haribowo mengungkapkan, program ini merupakan bagian dari strategi berkelanjutan perusahaan untuk memperluas cakupan layanan Wireline Services.
“Kolaborasi ini tidak hanya membuka akses terhadap teknologi open hole tools, tetapi juga
memperkuat kompetensi dan kapasitas internal Elnusa melalui pendekatan capacity building yang terstruktur," ungkap Andri dalam keterangannya, Jumat 27 Februari 2026.
Lanjut dia, jika sebelumnya layanan lebih
berfokus pada cased hole logging, kini Elnusa memperluas kapabilitas ke advance open hole logging, sehingga portofolio layanan menjadi semakin komprehensif dan bernilai tambah bagi pelanggan.
Inisiatif ini menandai dimulainya skema kerja sama baru dalam menyediakan jasa wireline logging, yang dirancang untuk semakin memperluas.kompetensi Wireline Services melalui pendekatan capacity building.
Melalui skema bertahap, kata Andri, Elnusa mengukuhkan langkah untuk memperdalam
penguasaan teknologi advance tools secara lebih mandiri dan berkesinambungan.
"Program ini disusun dalam beberapa tahap untuk memastikan proses alih teknologi berlangsung efektif, risiko operasional dapat dikelola secara terukur, serta kesinambungan kolaborasi tetap terjaga," jelas Andri.
"Tahapan ini juga memberikan ruang untuk penguatan prosedur kerja dan pengembangan talenta internal Elnusa yang pada akhirnya mendukung efisiensi proyek serta memperkuat daya saing perusahaan melalui penerapan operational excellence dan penciptaan nilai berkelanjutan," tandasnya.
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran manajemen Elnusa, SLB, serta perwakilan Pertamina Group, termasuk Pertamina Regional 1 dan Regional 2, serta
Subholding Upstream Pertamina dari Divisi Upstream Innovation (UI), Subsurface Development & Resources Evaluation (SDRE), dan Exploration
Technology (ETEC).
Rangkaian kegiatan diawali dengan sesi berbagi wawasan mengenai teknologi pengelolaan Migas Non Konvensional (MNK) dan Multi-Stage Fracturing (MSF), dilanjutkan dengan pemaparan perjalanan kolaborasi Elnusa dan SLB yang telah terjalin sejak 1985, sebelum akhirnya ditandai dengan prosesi penandatanganan.
Artikel Terkait
Pengamat Politik Komentari Indonesia Jadi Wakil Komandan Pasukan Perdamaian Gaza Palestina
BPJPH Pastikan Produk Amerika Serikat yang Masuk Indonesia Punya 2 Label Halal Sekaligus, Babe Haikal : Berdampingan, Itu Tercantum dalam MRA
Kehadiran Dapur MBG di Sukoharjo Selamatkan Ibu Tiga Anak dari Jeratan Utang
Presiden Prabowo Subianto Saksikan Penandatanganan Kerja Sama Danantara dan Arm Limited Inggris, Langkah Strategis Jadi Pemain Industri Chip Global
BPJPH Bantah Isu Liar ! Produk Amerika Serikat Tetap Wajib Sertifikasi Halal, Babe Haikal: Jangan Khawatir, Tak Ada yang Dilanggar
Buka Puasa Bareng Pekerja Colosseum Jakarta, Gus Miftah Kembali Berdakwah di Klub Malam
Mengenal Kereta Ekonomi Kerakyatan, Inovasi KAI Bikin Mudik Lebaran 2026 Jadi Lebih Nyaman dan Murah
Luncurkan Trade Expo Indonesia ke-41 Tahun 2026, Mendag Budi Santoso Target Transaksi USD 17,5 Miliar
Nippon Indosari Corpindo (ROTI) Catat Pertumbuhan Kinerja Solid di Kuartal 4 2025, Segini Laba Emiten Brand Sari Roti !
Melesat 120,8% ! PTPP Peroleh Nilai Kontrak Baru Rp2,76 Triliun hingga Januari 2026, Cek Lini Bisnis dan Proyek Strategisnya