Presiden Prabowo Subianto Ajak Pengusaha Jepang Investasi di Indonesia: Filosofi Kami Seribu Teman Terlalu Sedikit

photo author
R Ridho Triwi D.N, Kalimantan Satu
- Selasa, 31 Maret 2026 | 19:57 WIB
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto mengajak para pengusaha Jepang untuk memperluas investasi di Indonesia dalam forum Indonesia–Japan Business Forum yang digelar di Tokyo, Senin (30/3/2026). (Kalimantansatu.com/Dok. Bakom RI)
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto mengajak para pengusaha Jepang untuk memperluas investasi di Indonesia dalam forum Indonesia–Japan Business Forum yang digelar di Tokyo, Senin (30/3/2026). (Kalimantansatu.com/Dok. Bakom RI)

KALIMANTANSATU.COM, TOKYO - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto mengajak para pengusaha Jepang untuk memperluas investasi di Indonesia dalam forum Indonesia–Japan Business Forum yang digelar di Tokyo, Senin (30/3/2026).

Dalam forum tersebut, Prabowo menegaskan bahwa Indonesia merupakan negara yang sangat terbuka terhadap kerja sama ekonomi global serta berkomitmen menjaga stabilitas hubungan internasional.

Menurut Prabowo, posisi Indonesia di panggung global didasarkan pada prinsip diplomasi yang inklusif dan terbuka terhadap semua pihak.

Baca Juga: Begini Pesan Prabowo Subianto ke Pengusaha Jepang Jika Ingin Berbisnis dan Investasi di Indonesia

“Indonesia, seperti yang Anda ketahui, adalah negara yang terbuka terhadap dunia. Secara geografis dan historis, Indonesia merupakan ekonomi terbuka. Kami bergantung pada perdagangan dan kemitraan ekonomi yang erat. Karena itu, kebijakan luar negeri kami selalu berprinsip non-blok,” ujar Prabowo.

Pada kesempatan yang sama, ia menjelaskan bahwa prinsip tersebut telah menjadi landasan utama Indonesia dalam menjaga hubungan baik dengan berbagai negara, termasuk Jepang yang selama ini menjadi salah satu mitra ekonomi penting.

“Filosofi kami adalah: seribu teman masih terlalu sedikit, satu musuh terlalu banyak,” lanjutnya.

Ia juga menegaskan bahwa pendekatan tersebut menempatkan Indonesia dalam posisi yang stabil di tengah dinamika geopolitik global yang semakin kompleks. Hal ini lah yang menjadi keuntungan Indonesia.

“Indonesia berada dalam posisi yang nyaman karena kami tidak memiliki musuh,” tegasnya.

Lebih lanjut, Prabowo menekankan bahwa pemerintah Indonesia terus berupaya melakukan reformasi guna menciptakan iklim investasi yang lebih kondusif.

Baca Juga: Presiden Prabowo Subianto Ucap Duka Cita atas Insiden 3 Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian di Timur Tengah

Pemerintah juga berkomitmen memperkuat tata kelola pemerintahan, menegakkan supremasi hukum, serta mendorong transformasi ekonomi melalui industrialisasi dan peningkatan nilai tambah sumber daya alam.

Selain itu, Indonesia tengah mempercepat pengembangan energi terbarukan, kendaraan listrik, serta berbagai sektor manufaktur dan ekonomi digital yang dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan bersama mitra internasional.

Melalui berbagai langkah tersebut, ia berharap kemitraan ekonomi antara Indonesia dan Jepang dapat semakin diperkuat dan memberikan manfaat bagi kedua negara. Ia pun mengundang para pengusaha Jepang untuk berpartisipasi dalam berbagai peluang investasi yang tersedia di Indonesia.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: R Ridho Triwi D.N

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X