KALIMANTANSATU.COM - Perdagangan saham PT Kapuas Prima Coal Tbk (ZINC) disuspensi oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) di Seluruh Pasar sejak 2 April 2026.
Saham ZINC telah tercatat pada Papan Pemantauan Khusus karena ketentuan III.1.2 Peraturan Bursa Nomor I-X sejak tanggal 10 April 2025.
Bahkan sampai dengan 10 April 2026, saham ZINC telah berada dalam Papan Pemantauan Khusus selama lebih dari 1 (satu) tahun berturut-turut.
"Sehubungan dengan hal tersebut, Bursa Efek Indonesia (Bursa) memutuskan untuk tetap melakukan penghentian sementara (suspensi) Perdagangan Efek PT Kapuas Prima Coal Tbk (ZINC) di Seluruh Pasar sejak Sesi I Periodic Call Auction hari Jumat, 10 April 2026 hingga pengumuman Bursa lebih lanjut," ungkap Kepala Divisi Pengaturan dan Operasional Perdagangan BEI, Pande Made Kusuma Ari A melalui Pengumuman pada Kamis 9 April 2026.
"Bursa meminta kepada pihak yang berkepentingan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh Perusahaan Tercatat," timpalnya.
Sebagai informasi, PT Kapuas Prima Coal Tbk (ZINC) juga memperoleh Opini Tidak Menyatakan Pendapat (Disclaimer) dari Auditor dalam Laporan Keuangan Audit Tahun 2025.
(*)
Artikel Terkait
Laporan Keuangan ZINC 2025 Dapat Opini Tidak Menyatakan Pendapat ! Bos Kapuas Prima Coal Ungkap Penyebab dan Nasib Kelangsungan Usaha Perseroan
Terungkap Penyebab Rencana Saham SUPR Go Private dan Delisting ! Direksi Solusi Tunas Pratama Blak-blakan, Apakah Ada Kaitan Free Float BEI Terbaru ?
Anak Usaha Trikomsel Oke (TRIO) Sempurnakan Strategis Portofolio Ritel dan Model Operasi Bisnis, Apa Saja yang Dilakukan ?
4 Agenda Penguatan Transparansi Pasar Modal Indonesia Dirampungkan OJK, BEI dan KSEI ! Proposal Sempat Diajukan ke MSCI Hingga Global Index Providers
Bakal Dapat 50% Nih, Anak Usaha Medco Energi Internasional (MEDC) Tandatangani Kontrak Bagi Hasil Cendramas dengan Petronas Malaysia
Asyik, Ada Saham Bonus Wintermar Offshore Marine untuk Para Investornya! Cek Berapa Rasio & Jadwal Dividen WINS dari Kapitalisasi Saldo Laba
Cari Ide Bisnis Modal 5 Juta Tahun 2026 ? Coba Usaha Sewa Perlengkapan Pesta, Segini Estimasi Modal dan Keuntungan Uang yang Bisa Didapatkan
Realisasi Program Ganti Atap Rumah Wartawan Terus Berjalan, Penerima Manfaat Bagikan Cerita Keunggulan Alduro Dibandingkan Asbes
Dinamika Industri Migas Semakin Menantang, Elnusa Komitmen Transformasi Menjadi Low-Cost Operator ! Bos ELSA Beberkan Strateginya
Biaya Haji 2026 Turun Rp2 Juta di era Presiden Prabowo Subianto, Penyelenggara Perjalanan Anggap Bentuk Perhatian Meringankan Para Jemaah
Sorotan Bank Dunia ! Danantara Dianggap Menjadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tahun 2027