Laporan Keuangan ZINC 2025 Dapat Opini Tidak Menyatakan Pendapat ! Bos Kapuas Prima Coal Ungkap Penyebab dan Nasib Kelangsungan Usaha Perseroan

photo author
Prabu Warah, Kalimantan Satu
- Kamis, 2 April 2026 | 16:39 WIB
Laporan Keuangan ZINC 2025 Dapat Opini Tidak Menyatakan Pendapat ! Bos Kapuas Prima Coal Ungkap Penyebab dan Nasib Kelangsungan Usaha Perseroan (Kalimantansatu.com)
Laporan Keuangan ZINC 2025 Dapat Opini Tidak Menyatakan Pendapat ! Bos Kapuas Prima Coal Ungkap Penyebab dan Nasib Kelangsungan Usaha Perseroan (Kalimantansatu.com)

KALIMANTANSATU.COM - PT Kapuas Prima Coal Tbk (ZINC) memperoleh Opini Tidak Menyatakan Pendapat (Disclaimer) dari Auditor dalam Laporan Keuangan Audit Tahun 2025.

Terkait hal tersebut, Manajemen ZINC buka suara dengan memberikan penjelasan secara detail.

Direktur ZINC, Hendra Susanto William mengungkapkan, sejak 1 Januari 2025 semua hasil produksi yang telah dihasilkan oleh PT Kapuas Prima Coal Tbk sudah tidak dapat dijual ke luar negeri (ekspor) dikarenakan Surat Persetujuan Eskpor (SPE) yang diberikan hanya hingga tanggal 31 Desember 2024.

Hingga saat ini, perseroan masih belum mendapatkan perpanjangannya.

Baca Juga: Manajemen Garuda Maintenance Facility Aero Asia Ungkap Penyebab Perubahan Total Aset GMFI Lebih dari 20 Persen Sepanjang Tahun 2025

"Hal ini berdampak pada penerimaan atau penjualan perseroan hingga saat ini masih belum ada," ungkap Hendra dalam Laporan Informasi dan Fakta Material Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis 2 April 2026.

Lanjut dia, pihak perseroan bergantung pada kegiatan produksi smelter entitas anak Perusahaan yang dimana akan berproduksi secara komersial.

Rencana untuk berproduksi secara komersial estimasi saat ini dapat di laksanakan pada akhir bulan Juni 2026.

"Dengan berproduksi secara komersial smelter entitas anak nantinya, maka secara pendapatan dari pihak perseroan maupun entitas anak Perseroan akan mulai ada, dan secara otomatis dapat menanggung atau digunakan untuk pembiayaan kegiatan operasional dan lain-lain perseroan dan entitas anak Perseroan," jelasnya.

Pihak perseroan juga sedang berusaha mencari calon investor yang dapat mempercepat Pembangunan Smelter Seng (Zn) dan membantu pembiayaan di sisi tambangnya juga dengan harapan setelah investor masuk dapat mempercepat rencana produksi perseroan maupun anak perusahaannya.

Baca Juga: Laba Bersih MEDC Turun ! Apa Penyebabnya ? Cek Kinerjanya, Medco Energi Internasional Rilis Laporan Keuangan 2025

Saat ini, PT Kapuas Prima Coal Tbk masih membatasi kegiatan operasionalnya sambil menunggu kepastian perpanjangan SPE dan berproduksi secara komersialnya smelter entitas anak Perseroan.

Ia memastikan, tidak terdapat dampak terhadap aspek hukum.

Namun dalam aspek keuangan Perseroan, berdampak kepada kondisi tidak adanya pemasukan hingga entitas anak Perseroan berproduksi secara komersial sehingga efisiensi terus dilakukan oleh Perseroan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Prabu Warah

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X