investasi

Bank CIMB Niaga (BNGA) Catat Laba Bersih Bank Only Rp443 Miliar pada Juli 2025, Apa Penyebab Penurunan ?

Rabu, 3 September 2025 | 08:05 WIB
PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) (Kalimantansatu.com)

KALIMANTANSATU.COM - PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) mencatat laba bersih bank only sebesar Rp443 Miliar pada Juli 2025.

Hasil ini membuat laba bersih bank only selama tujuh bulan pada tahun 2025 (7M25) turun menjadi Rp3,8 Triliun atau -2% Year on Year (YoY).

Berdasarkan Laporan Posisi Keuangan Bank CIMB Niaga per 31 Juli 2025 lewat keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), penurunan laba bersih pada Juli 2025 disebabkan oleh melemahnya Pre–Provision Operating Profit (PPOP) sebesar -4% YoY dan lonjakan beban provisi sebesar +236% YoY.

Baca Juga: Kalbe Farma Rencana Beli Saham Kembali Rp250 Miliar, Cek Bocoran Periode Jadwal Buyback KLBF

PPOP juga turun -7% YoY selama 7M25, meski laba bersih selama 7M25 hanya turun tipis (-2% YoY) berkat penurunan beban provisi sebesar -25% YoY.

Sementara itu, pertumbuhan kredit CIMB Niaga melandai menjadi +4% YoY per Juli 2025.

Sejarah Bank CIMB Niaga

PT Bank CIMB Niaga Tbk (“CIMB Niaga” atau “Bank”) berdiri pada tanggal 26 September 1955 berdasarkan Akta Pendirian Perusahaan No. 90 yang dibuat di hadapan Raden Meester Soewandi, Notaris di Jakarta tanggal 26 September 1955 dengan nama PT Bank Niaga, kemudian diubah dengan akta No. 9 tanggal 4 November 1955 dari Notaris yang sama.

Akta Pendirian Perusahaan tersebut mendapat pengesahan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia (sekarang Menteri Hukum dan Hak Asasi manusia) dengan Surat Keputusan No. J.A.5/110/15 tanggal 1 Desember 1955 dan diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 71 tanggal 4 September 1956, Tambahan berita Negara No. 729/1956.

Bank memperoleh izin usaha sebagai bank umum pada 11 November 1955, berdasarkan Surat Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia No. 249544/U.M.II.

Kemudian, Bank juga mendapat izin sebagai bank devisa berdasarkan Surat Keputusan Direksi Bank Indonesia No. 7/116/Kep/Dir/UD tanggal 22 November 1974.

CIMB Niaga tercatat dalam sejarah sebagai bank lokal pertama yang memperkenalkan layanan perbankan melalui mesin Automatic Teller Machine (ATM) di Indonesia pada tahun 1987.

Prestasi ini menjadi jejak langkah penting bagi Bank yang berkontribusi dalam memasukkan Indonesia ke dalam era perbankan modern.

Pada 29 November 1989, CIMB Niaga melanjutkan langkah menjadi perusahaan terbuka dengan mencatatkan saham atas namanya di PT Bursa Efek Indonesia (dahulu PT Bursa Efek Jakarta dan PT Bursa Efek Surabaya).

Pada tahun 1991, kepemimpinan dan inovasi Bank dalam penerapan teknologi terkini semakin dikenal dengan menjadi bank pertama yang memberikan layanan perbankan online pada tahun 1991.

Halaman:

Tags

Terkini