KALIMANTANSATU.COM - Saham PT Plaza Indonesia Realty Tbk (PLIN) mengalami suspensi sejak 24 Januari 2025 saat harga Rp2.510 per lembar saham.
Hingga saat ini, belum ada tanda-tanda suspensi saham PLIN bakal dibuka dan diperdagangkan kembali di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Direktur PLIN Evy Tirtasudira menegaskan, Perseroan masih terus menjajaki upaya terbaik untuk memenuhi Ketentuan Free Float.
Namun, sampai saat ini kondisi pasar dan minat investor terhadap perusahaan yang bergerak dalam industri properti juga masih kurang kondusif.
"Perseroan dan pemegang saham pengendali Perseroan masih memerlukan waktu untuk menjajaki lebih lanjut berbagai upaya yang paling tepat bagi Perseroan," ungkap Evy dalam Keterbukaan Informasi BEI, Rabu (17/12/2025).
Evy bilang, PLIN telah menemukan cara terbaik yang dianggap tepat dalam memenuhi Ketentuan, maka Perseroan akan segera menyampaikan informasi tersebut berikut dengan penjelasan detail mengenai rencana aksi korporasi yang akan dilakukan oleh Perseroan.
"Termasuk indicative timeline dari rencana aksi korporasi tersebut kepada seluruh stakeholders terutama OJK, BEI dan publik," terangnya.
Ia memastikan tidak ada dampak apapun terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha PT Plaza Indonesia Realty Tbk.
Sebagai informasi, free float saham merujuk pada jumlah saham dari suatu perusahaan publik yang dimiliki oleh investor non-pengendali dan tersedia untuk diperdagangkan di pasar.
Saham-saham ini tidak termasuk dalam kepemilikan internal seperti manajemen, pemilik utama, atau institusi yang memiliki komitmen jangka panjang dan tidak berniat memperjualbelikan sahamnya dalam waktu dekat.
Semakin besar free float sebuah perusahaan, maka semakin besar pula potensi transaksi jual beli saham di pasar terbuka.
Hal ini membuat saham tersebut lebih likuid, dan lebih menarik bagi investor ritel maupun institusional.