KALIMANTANSATU.COM - PT Sidomulyo Selaras Tbk (SDMU) akan melaksanakan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) atau private placement dengan menerbitkan saham baru sebanyak 1.115.466.100 (1,1 Miliar) lembar saham seri B dengan nilai nominal Rp50 per lembar saham.
Jumlah tersebut setara dengan 49,56% dari modal ditempatkan dan disetor penuh dalam Perseroan, yang berasal dari saham portepel Perseroan.
Berikut ini jadwal pelaksanaan private placement SDMU :
- Pelaksanaan Konversi Utang Menjadi Saham = 6 Januari 2026
- Pencatatan saham tambahan di Bursa Efek Indonesia = 6 Januari 2026
- Pengumuman hasil pelaksanaan PMTHMETD = 8 Januari 2026
"Seluruh Saham Baru tersebut akan diambil bagian oleh Tjoe Mien Sasminto, yang merupakan pihak terafiliasi dari Perseroan," ungkap Direktur Utama SDMU, Evelyn Magdalena Tjoe dalam Keterbukaan Informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (22/12/2025).
Ia memastikan, sehubungan dengan pelaksanaan PMTHMETD, Perseroan telah memperoleh persetujuan dari para pemegang saham Perseroan sesuai dengan Pasal 8A ayat (1) POJK No.14/2019 melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Perseroan pada tanggal 17 Oktober 2025 sebagaimana dituangkan dalam Akta Berita Acara RUPSLB Perseroan No.129 tanggal 17 Oktober 2025, yang dibuat oleh Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn., Notaris di Jakarta Barat.
"PMTHMETD akan dilakukan dengan harga pelaksanaan Rp55 per lembar saham," jelasnya.
Penentuan harga pelaksanaan PMTHMETD tersebut sesuai dengan ketentuan V.1.3. dalam Lampiran II Peraturan BEI No. I-A tentang Pencatatan Saham dan Efek Bersifat Ekuitas Selain Saham Yang Diterbitkan oleh Perusahaan Tercatat yang dimuat dalam Keputusan Direksi PT Bursa Efek Indonesia No.KEP-00101/BEI/12-2021 tanggal 21 Desember 2021, dimana penetapan harga pelaksanaan ditentukan berdasarkan kesepakatan para pihak, dilaksanakan dengan wajar (arm's length transaction), tidak melanggar undang- undang yang berlaku, dan dilaksanakan dengan tidak merugikan pemegang saham bukan pengendali dan bukan pemegang saham utama.
"Setelah pelaksanaan PMTHMETD, jumlah modal ditempatkan dan modal disetor Perseroan akan meningkat menjadi Rp169.295.805.000 (169,3 Miliar)," pungkasnya.
(*)