investasi

FOLK Masih Rugi ! Beban Umum dan Administrasi Tak Sebanding Penjualan, Bos Multi Garam Utama Ungkap Strategi Agar Bukukan Laba Bersih

Minggu, 4 Januari 2026 | 06:38 WIB
Kabar Saham Hari Ini : FOLK Masih Rugi ! Beban Umum dan Administrasi Tak Sebanding Penjualan, Bos Multi Garam Utama Ungkap Strategi Agar Bukukan Laba Bersih (Kalimantansatu.com/Dok. Laporan Keuangan PT Multi Garam Utama Tbk per 30 September 2025)

KALIMANTANSATU.COM - PT Multi Garam Utama Tbk (FOLK) belum mampu membukukan laba bersih berdasarkan Laporan Keuangan per 30 September 2025 (Unaudited).

Beban umum dan administrasi Perseroan per 30 September 2025 tercatat sebesar Rp12,60 Miliar atau memiliki bobot sebesar -89,64% jika dibandingkan dengan total penjualan Perseroan.

Tentunya, komposisi beban umum dan administrasi tersebut terkategori cukup tinggi jika dibandingkan dengan pendapatan FOLK, sehingga masih mengalami rugi bersih.

Baca Juga: Pendapatan Bersih GLOB Turun Drastis dari Rp149,39 M ke Rp39,6 M ! Bos Globe Kita Terang Beberkan Penyebabnya dan Strategi Tahun 2026

Terkait kondisi tersebut, Direktur Utama Folk Danny Sutradewa menegaskan, Perseroan telah dan terus melakukan langkah efisiensi biaya operasional secara bertahap dan terukur.

"Ini tercermin dari penurunan beban umum dan administrasi dari Rp16,12 Miliar per 30 September 2024 menjadi Rp12,60 Miliar per 30 September 2025, atau turun sekitar 21,9% secara yoy," ungkapnya dalam Penjelasan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (2/1/2026).

Pos biaya yang telah mengalami efisiensi antara lain gaji dan tunjangan karyawan melalui penyesuaian struktur organisasi, dan pengendalian rekrutmen.

Kemudian, biaya operasional dan perlengkapan kantor, melalui pembatasan pengeluaran non-esensial dan efisiensi aktivitas operasional harian.

Termasuk biaya jasa profesional dan biaya lainnya, dengan melakukan evaluasi ulang kontrak serta pembatasan penggunaan jasa eksternal yang tidak bersifat kritikal.

"Langkah-langkah tersebut dilakukan tanpa mengganggu kelangsungan operasional inti Perseroan," jelasnya.

Baca Juga: Kabar Saham Hari Ini : Multi Garam Utama Rencanakan PMTHMETD Sebanyak 395 Ribu Lembar Saham, Bakal Digunakan Manajemen FOLK untuk Apa ?

Bagaimana Strategi FOLK Agar Untung Bersih ?

Danny Sutradewa menyadari bahwa efisiensi biaya perlu diimbangi dengan peningkatan pendapatan secara berkelanjutan.

Oleh karena itu, strategi Perseroan ke depan difokuskan pada sejumlah hal diantaranya sebagai berikut :

Halaman:

Tags

Terkini