KALIMANTANSATU.COM - Sejak listing di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 8 Desember 2025, harga saham PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO) terus naik signifikan.
Walaupun, RLCO harus berada di papan pemantauan khusus dengan metode full-call auction (FCA).
Kini, harga saham RLCO sudah menyentuh Rp2.570 per lembar pada perdagangan bursa Rabu 7 Januari 2026.
Jika dipersentasekan, harga tersebut melonjak 1.429,76 persen dari harga penawaran umum.
Sebagai informasi, saat Initial Public Offering (IPO), harga saham RLCO hanya Rp168 per lembar.
Sebelum listing, RLCO sempat mencatatkan kelebihan permintaan (oversubscribed) sebanyak 134 kali.
Sedangkan, pada fase penjatahan terpusat (pooling allotment), tercatat oversubscribed 948 kali.
RLCO melepas sebanyak 625.000.000 saham, sehingga dana segar yang dikantongi sebesar Rp105 miliar.
Berdasarkan data dari Bursa Efek Indonesia (BEI), ada 3.125.000.000 lembar saham yang dicatatkan, sehingga kapitalisasi pasarnya senilai Rp525 miliar.
Saat IPO, penjamin pelaksana emisi efek RLCO adalah Samuel Sekuritas.
Baca Juga: Produksi Jagung Nasional Tahun 2025 Meningkat, Naik Signifikan Hampir 1 Juta Ton Dibandingkan 2024
RLCO menjadi perusahaan ke-25 yang listing di BEI pada 2025.
Mengutip prospektusnya, RLCO bergerak di bidang usaha pengolahan dan pencucian sarang burung walet, serta perdagangan produk-produk kesehatan.