Ada Happy Hapsoro, Bakrie dan Haji Isam ! Mengintip Signifikannya Kenaikan Saham Terafiliasi 3 Konglomerasi Baru di IDX Tahun 2025

photo author
Prabu Warah, Kalimantan Satu
- Senin, 5 Januari 2026 | 08:15 WIB
ILUSTRASI BEI - Ada Happy Hapsoro, Bakrie dan Haji Isam ! Mengintip Signifikannya Kenaikan Saham Terafiliasi 3 Konglomerasi Baru di IDX Tahun 2025 (Kalimantansatu.com via Gemini AI)
ILUSTRASI BEI - Ada Happy Hapsoro, Bakrie dan Haji Isam ! Mengintip Signifikannya Kenaikan Saham Terafiliasi 3 Konglomerasi Baru di IDX Tahun 2025 (Kalimantansatu.com via Gemini AI)

KALIMANTANSATU.COM - Tahun 2025 kembali menjadi momentum bagi saham-saham konglomerasi. Geliatnya melanjutkan tren pada 2023 dan 2024.

Bahkan, momentum tersebut berakselerasi dan menyebar pada tahun ini sehingga menopang Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ketika harga saham Big 4 Banks mengalami tekanan.

Saham-saham konglomerasi berhasil mendorong IHSG naik +22,1% dan mencapai rekor all–time high.

Sebagai perbandingan, indeks IDX30 hanya mengalami kenaikan sebanyak +3% pada tahun ini.

Kendati demikian, perjalanan saham konglomerasi pada tahun 2025 tidaklah tanpa hambatan.

Secara umum dapat dikategorikan menjadi 2 periode, jika dilihat dari aspek dinamika MSCI yang menjadi faktor kunci yang memengaruhi sentimen keseluruhan bagi saham–saham ini.

Baca Juga: Revisi Jadwal Dividen Interim CDIA 2025 ! Cek Cum Date, Ex Date dan Tanggal Pembayaran Dividen Chandra Daya Investasi

Pada 1H25, sentimen cenderung negatif menyusul pengumuman dan/atau wacana MSCI untuk memperketat kriteria index inclusion (detail lihat di bawah).

Namun, sentimen berbalik pada 2H25 seiring pembatalan wacana pengetatan MSCI sebelumnya.

Bahkan, momentum menguat ketika dalam pengumuman rebalancing MSCI Agustus 2025, 2 saham konglomerasi (DSSA dan CUAN) berhasil masuk ke dalam indeks MSCI Indonesia Global Standard.

Saham 3 Konglomerasi Baru

Dikutip dari Stockbit Sekuritas, terdapat 3 konglomerasi baru yang mencuat pada tahun 2025 dengan kenaikan harga saham secara keseluruhan yang paling signifikan.

Baca Juga: Vale Indonesia Berhentikan Kegiatan Tambang di Seluruh Wilayah IUPK INCO Sementara Waktu, Apa Penyebabnya ?

Berikut kenaikan saham–saham yang dimiliki maupun yang terafiliasi dengan ketiga konglomerasi tersebut diurutkan berdasarkan kenaikan tertinggi:

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Prabu Warah

Sumber: Stockbit

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X