investasi

Jawab BEI, Bos Dian Swastatika Sentosa Bongkar Strategi Bisnis DSSA Hadapi Kondisi dan Dinamika Pasar Saat Ini

Rabu, 14 Januari 2026 | 21:34 WIB
Kabar Saham Hari Ini : Jawab BEI, Bos Dian Swastatika Sentosa Bongkar Strategi Bisnis DSSA Hadapi Kondisi dan Dinamika Pasar Saat Ini (Kalimantansatu.com)

KALIMANTANSATU.COM - Manajemen PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) menegaskan Perseroan menjalankan strategi bisnis yang berfokus pada transformasi menuju energi baru dan terbarukan dan penguatan infrastruktur digital dan teknologi, dengan tetap mempertahankan stabilitas dari bisnis pertambangan. 

Hal ini sebagai jawaban terhadap Surat ΒΕΙ Nomor S-00293/BEI.PP2/01-2026 tertanggal 9 Januari 2026 perihal Permintaan Penjelasan Bursa.

Direktur DSSA David Fernando Audy bilang, strategi tersebut selaras dengan dinamika industri energi global yang bertransisi menuju emisi rendah karbon dan pesatnya pertumbuhan infrastruktur digital di Indonesia.

"Dalam mendukung transisi energi, Perseroan melalui entitas anak mempercepat transisi energi baru dan terbarukan melalui proyek-proyek panas bumi (Cipanas, Cisolok, dan Nage dengan total kapasitas sebesar 140 MW dan memiliki target commercial operation date pada tahun 2029) dan pengembangan energi surya, termasuk pabrik panel surya 1-2 GWp/tahun di KEK Kendal serta solusi rooftop PV," ungkap David melalui tanggapan Surat Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Rabu (14/1/2026).

Baca Juga: Hasil RUPSLB, HUMI Rombak Susunan Direksi dan Dewan Komisaris ! Sosok Ari Askhara Menjadi Dirut Humpuss Maritim Internasional

Selain itu, lanjut David, Perseroan juga giat mengembangkan bisnis teknologi, termasuk perluasan infrastruktur digital seperti layanan broadband, pusat data, serta investasi strategis di perusahaan teknologi dan start up untuk memperkuat ekosistem digital Perseroan.

Bisnis pertambangan tetap menjadi kontributor utama pendapatan Perseroan, dengan efisiensi operasional untuk hadapi volatilitas harga komoditas.

"Strategi Perseroan telah berselaras dengan kondisi industri dan dinamika pasar saat ini," timpalnya.

Meskipun batu bara masih memiliki peran yang dominan, kata David, Perseroan terus beradaptasi dengan volatilitas harga komoditas dengan meningkatkan efisiensi produksi dan kontrol biaya.

"Perseroan juga fokus pada pengembangan bisnis energi baru dan terbarukan dimana mencerminkan respons terhadap tren global menuju energi bersih dan permintaan domestik yang meningkat akan sumber energi ramah lingkungan," jelasnya.

Baca Juga: Apa Kabar Rencana PMTHMETD PTDU ? Beri Penjelasan BEI, Bos Djasa Ubersakti Sampai Sebut BPD Kaltim Kaltara dan PT Penajam Makmur Jaya

Menurut dia, ekspansi ke teknologi dan layanan digital sejalan dengan pertumbuhan penetrasi internet, meningkatnya kebutuhan pusat data, dan akselerasi transformasi digital lintas sektor.

"Pengembangan infrastruktur di berbagai bidang (energi, digital, dan logistik) diharapkan dapat semakin memperkuat daya saing Perseroan dalam menghadapi tantangan pasar dan memperluas basis pelanggan secara berkelanjutan," pungkas David.

(*)

Tags

Terkini