investasi

IHSG Berpeluang Bangkit ke 8.400 ? Begini Analisa Senior Partner SGMC Capital Mohit Mirpuri

Jumat, 30 Januari 2026 | 09:11 WIB
Logo Bursa Efek Indonesia (BEI) atau Indonesia Stock Exchange (IDX) (Tim Produksi Kalimantansatu.com)

 

KALIMANTANSATU.COM - Pasar saham Indonesia Kembali tertekan pada hari ini, Kamis (29/1/2026).

Tercatat, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok hingga 10% dan menyentuh posisi terendah harian di 7.481.

Bahkan Bursa Efek Indonesia (BEI) sempat melakukan pembekuan sementara (trading halt).

Ini menjadi trading halt dua hari berturut turut setelah kemarin, Rabu (28/1), BEI juga melakukannya mengingat IHSG anjlok hingga lebih dari 8% menuju ke level 7.600-an.

Baca Juga: Ambrol Efek MSCI, OJK Beberkan Jurus Strategis Perkuat IHSG dan Kepercayaan Investor Global

Melihat dari pergerakan IHSG ini, dikutip dari Analisa teknikal Bloomberg, IHSG dinilai mulai mendekati area support penting.

"Secara teknikal, IHSG berpotensi bangkit dari support–nya dari area level 7.770," tulis laporan Bloomberg.

Analisa selanjutnya, jika indeks mampu bertahan dan bergerak stabil di atas area tersebut, peluang rebound dinilai cukup besar.

Target penguatan terdekat berada di level psikologis 8.000 yang sekaligus berfungsi sebagai resistance awal.

Jika momentum berlanjut, IHSG berpotensi melanjutkan penguatan ke area 8.400.

Selain itu, terdapat resistance lanjutan yang cukup kuat di sekitar level 8.680.

Baca Juga: IHSG Rontok Efek MSCI, OJK Komitmen Penuhi Saran Morgan Stanley Capital International Inc untuk Transparansi Pasar Modal Indonesia

Level ini berpotensi menjadi tantangan berikutnya apabila sentimen pasar membaik.

Dari sisi bawah, area 7.700 dipandang sebagai support terdekat yang cukup penting. Support berikutnya berada di kisaran 7.200.

Halaman:

Tags

Terkini