investasi

2 Cara Menggunakan Indikator ADX Saham untuk Trading ! Bisa Sebagai Validator Sinyal Jual/Beli dan Detektor Situasi Trending/Sideways

Sabtu, 31 Januari 2026 | 11:17 WIB
Ilustrasi pasar saham - 2 Cara Menggunakan Indikator ADX Saham untuk Trading ! Bisa Sebagai Validator Sinyal Jual/Beli dan Detektor Situasi Trending/Sideways (Pixabay/Pexels)

Masih dikutip dari Ajaib Sekuritas, trader perlu selalu menyesuaikan strategi trading dengan kondisi pasar demi mengoptimalkan profit dan menekan risiko.

Saat trending, trader dapat menerapkan strategi breakout atau trend-following untuk memburu cuan maksimal.

Saat sideways, trader dapat menerapkan strategi trading range dengan target profit dan cut loss terbatas sesuai rentang konsolidasinya.

Sebagaimana telah dipaparkan di atas, nilai ADX yang rendah menandakan kondisi pasar sideways dan nilai ADX yang tinggi menandakan trending.

Trader dapat memilih sendiri apakah akan menggunakan nilai 25 atau 30 sebagai ambang perubahan kekuatan tren itu.

Contohnya, grafik saham INDF di bawah ini menampilkan situasi sideways dengan nilai ADX sangat rendah pada sisi paling kiri.

Contoh cara penggunaan indikator ADX saham untuk trading untuk detektor situasi trending/sideways (Kalimantansatu.com/Dok. Ajaib Sekuritas)

Selama nilai ADX masih terbilang kecil, trader harus berhati-hati menerapkan strategi trading range.

Kemudian terjadi breakout dari rentang sideways tadi ke arah atas pada pertengahan Agustus, diikuti oleh kenaikan nilai ADX.

Trader dapat hold saham INDF selama trennya masih kuat (nilai ADX tergolong tinggi).

Namun, sebaiknya siap untuk menjual saham atau take profit jika nilai ADX mulai melandai.

(*)

Halaman:

Tags

Terkini