KALIMANTANSATU.COM, CIKARANG - PT Puradelta Lestari Tbk dan anak Perusahaan (DMAS) membukukan pendapatan usaha sebesar Rp1,05 triliun pada kuartal pertama 2026.
Angka tersebut melonjak sebesar 107% dibandingkan dengan pendapatan usaha di kuartal pertama tahun 2025 sebesar Rp507,89 miliar.
Direktur dan Sekretaris Perusahaan DMAS, Tondy Suwanto, mengungkapkan segmen industri menjadi kontributor utama pendapatan usaha Perseroan.
“Lebih dari 90% dari total pendapatan usaha Perseroan berasal dari penjualan lahan industri, yaitu sebesar Rp1,03 triliun,” ungkap Tondy Suwanto dalam keterangannya, Kamis (30/4/2026).
“Sektor data center masih mendominasi penjualan lahan industri,” timpalnya.
Selain segmen industri, lanjut dia, pendapatan usaha perseroan juga berasal dari segmen komersial dan segmen hunian, masing-masing sebesar Rp11,20 miliar dan Rp8,15 miliar.
Adapun segmen sewa dan segmen hotel, masing- masing menyumbang sebesar Rp4,44 miliar dan Rp4,04 miliar.
Laba kotor Perseroan mengalami lonjakan signifikan 138,70% dari Rp362,35 miliar di kuartal pertama tahun 2025 menjadi Rp864,92 miliar di kuartal pertama tahun 2026.
“Marjin laba kotor pada kuartal pertama tahun 2026 sekitar 82%,” kata Tondy Suwanto.
Seiring dengan pertumbuhan laba kotor, laba usaha Perseroan juga mengalami lonjakan 157% menjadi Rp769,56 miliar di kuartal pertama tahun 2026 dibandingkan Rp299,17 miliar di periode yang sama di tahun sebelumnya.
Marjin laba usaha juga meningkat menjadi 73% di kuartal pertama di tahun ini dibandingkan marjin laba usaha di kuartal pertama tahun lalu sebesar 59%.
Pada kuartal pertama tahun 2026, Perseroan mencatatkan laba bersih sebesar Rp818,27 miliar, atau menanjak 130% dari laba bersih kuartal pertama tahun 2025 sebesar Rp355,45 miliar. Sementara itu, marjin laba bersih tercatat sebesar 78%.