Dari sisi fundamental, jumlah aset Perseroan per 31 Maret 2026 tercatat Rp8,11 triliun, meningkat sebesar Rp990,03 miliar atau 14% dibandingkan dengan aset Perseroan per 31 Desember 2025 sebesar Rp7,12 triliun, dimana peningkatan aset terutama disebabkan oleh peningkatan kas dan setara kas.
Posisi kas dan setara kas Perseroan per 31 Maret 2026 adalah sebesar Rp1,28 triliun, melonjak sebesar Rp898,10 miliar atau 238% dibandingkan posisi kas dan setara kas pada 31 Desember 2025 sebesar Rp377,00 triliun.
"Perseroan tidak memiliki utang. Dengan posisi kas bersih yang sehat, Perseroan terus berupaya untuk melakukan pengembangan Kota Deltamas untuk mewujudkan Kota Deltamas sebagai kawasan terpadu modern di timur Jakarta dengan memadukan kawasan industri, komersial, dan hunian," pungkas Tondy.
(*)
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Target Tuntaskan Revitalisasi 288 Ribu Sekolah pada 2028
Pengolah Sampah Terpadu Banyumas Masuk Prioritas Nasional, Prabowo Targetkan Masalah Sampah Tuntas 2–3 Tahun di Indonesia
Para Prajurit TNI Dapat Apresiasi dari Mentan Amran Sulaiman ! Kawal Program Pertanian Hingga Ketahanan Pangan Nasional Berhasil
Good Job, Qari Kalimantan Timur Imranul Karim Juara 1 MTQ Internasional 2026 di Rusia, Bikin Bangga Indonesia !
Program Pro Pendidikan ! Presiden Prabowo Targetkan Renovasi 70 Ribu Sekolah di Seluruh Indonesia Tahun 2026
Gelontorkan USD 22 Juta, BBRM Bangun 1 Unit Kapal PSV dari Perusahaan China ! Begini Penjelasan Manajemen PT Pelayaran Nasional Bina Buana Raya Tbk
Finansial Kuat ! Laba Bersih DKFT Melonjak 74% di Q1 2026, Manajemen Central Omega Resources Beberkan Pencapaiannya
Marketing Sales Lippo Cikarang Tembus Rp491 Miliar di Kuartal I 2026, Bos LPCK Beberkan Rinciannya
Pertumbuhan Pendapatan Cinema XXI Tembus 18,2% yoy di Kuartal I 2026, Bos CNMA Ungkap Penyebabnya ! Apakah Tersengat Sentimen Positif Film Lokal ?
Kinerja PT Map Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA) di Kuartal I 2026 Catatkan Pertumbuhan Pendapatan Bersih Rp5 Triliun, Ini Penjelasan Manajemen