Pertumbuhan Pendapatan Cinema XXI Tembus 18,2% yoy di Kuartal I 2026, Bos CNMA Ungkap Penyebabnya ! Apakah Tersengat Sentimen Positif Film Lokal ?

photo author
Prabu Warah, Kalimantan Satu
- Kamis, 30 April 2026 | 14:07 WIB
Pertumbuhan Pendapatan Cinema XXI Tembus 18,2% yoy di Kuartal I 2026, Bos CNMA Ungkap Penyebabnya ! Apakah Tersengat Sentimen Positif Film Lokal ? (Kalimantansatu.com)
Pertumbuhan Pendapatan Cinema XXI Tembus 18,2% yoy di Kuartal I 2026, Bos CNMA Ungkap Penyebabnya ! Apakah Tersengat Sentimen Positif Film Lokal ? (Kalimantansatu.com)

KALIMANTANSATU.COM, JAKARTA – PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk (Cinema XXI/CNMA) membukukan pendapatan sebesar Rp1,1 triliun pada Kuartal I 2026.

Angka tersebut meningkat 18,2% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp929,2 miliar. 

Capaian ini ditopang oleh pertumbuhan solid di seluruh lini bisnis, dengan penjualan tiket bioskop berkontribusi sebesar 60,6%, lini bisnis makanan dan minuman (F&B) sebesar 32,6%, dan selebihnya berasal dari pendapatan lainnya (seperti iklan, platform digital, dll.).

Baca Juga: Marketing Sales Lippo Cikarang Tembus Rp491 Miliar di Kuartal I 2026, Bos LPCK Beberkan Rinciannya

“Capaian Kuartal I 2026 ini merefleksikan resiliensi kami di tengah dinamika bisnis. Ke depan, kami akan terus memperkuat fundamental bisnis seraya menghadirkan inovasi layanan yang relevan dan bermakna. Hal ini sejalan dengan komitmen kami untuk senantiasa memberikan pengalaman menonton terbaik bagi seluruh masyarakat Indonesia,” ungkap Direktur Utama Cinema XXI, Suryo Suherman dalam keterangannya, Kamis (30/4/2026).

Ia membeberkan, pendapatan tiket bioskop pada Kuartal I 2026 meningkat 14,3% menjadi Rp665,3 miliar dibandingkan Rp582,2 miliar pada Kuartal I 2025.

Pendapatan dari F&B turut mencatat peningkatan sebesar 15,9% menjadi Rp357,6 miliar, dengan spend per head (SPH) yang tetap terjaga solid.

Dari sisi profitabilitas, Perseroan membukukan EBITDA sebesar Rp226,9 miliar pada Kuartal I 2026, meningkat 81,2% dari Rp125,2 miliar pada Kuartal I 2025.

"Pertumbuhan ini mencerminkan efisiensi operasional yang terus meningkat seiring ekspansi bisnis," timpal Suryo.

Baca Juga: Finansial Kuat ! Laba Bersih DKFT Melonjak 74% di Q1 2026, Manajemen Central Omega Resources Beberkan Pencapaiannya

Sementara itu, posisi keuangan Perseroan tetap solid dengan total aset sebesar Rp6,72 triliun per 31 Maret 2026.

Perseroan mempertahankan posisi kas dan setara kas yang kuat sebesar Rp1,75 triliun, dengan total ekuitas sebesar Rp4,34 triliun.

Arus kas dari aktivitas operasi meningkat menjadi Rp106,6 miliar dibandingkan Rp28,1 miliar pada periode yang sama tahun lalu, mencerminkan kualitas pendapatan dan manajemen modal kerja yang semakin baik.

Sejalan dengan itu, pendapatan F&B juga menunjukkan pertumbuhan yang solid.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Prabu Warah

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X