investasi

Prodia Widyahusada Awali Tahun 2026 dengan Kinerja Solid di Kuartal I, Laba Bersih PRDA Tumbuh Lebih dari 150% ! Manajemen Ungkap Rinciannya

Kamis, 30 April 2026 | 15:27 WIB
Prodia Widyahusada Awali Tahun 2026 dengan Kinerja Solid di Kuartal I, Laba Bersih PRDA Tumbuh Lebih dari 150% ! Manajemen Ungkap Rinciannya (Tim Produksi Kalimantansatu.com)

KALIMANTANSATU.COM, JAKARTA - Mengawali tahun 2026, PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA mencatatkan kinerja solid dan tetap resilien di tengah dinamika ekonomi-politik global.

Pada Kuartal I 2026, Perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp501,4 milliar dengan peningkatan sebesar 3,8% secara tahunan (YoY).

Pendapatan Perseroan pada periode ini tetap ditopang oleh kontribusi utama dari segmen tes rutin dan tes esoterik yang menunjukan permintaan yang berkelanjutan, menjadikan Kuartal I 2026 menghasilkan pendapatan kuartal pertama tertinggi dalam 2 tahun terakhir.

Sejalan dengan pergerakan pendapatan, beban pokok pendapatan tercatat sebesar Rp229,3 miliar, dengan perubahan sebesar 4,4% YoY.

Baca Juga: Kabar Saham Hari Ini : Prodia Widyahusada (PRDA) Hadirkan Next Generation Laboratory Lewat Layanan Prodia Clinical Multiomics Centre (PCMC), Apa itu ?

Kenaikan beban ini sejalan dengan kenaikan visit dan volume tes pemeriksaan yang mencerminkan tingginya permintaan tes diagnostik serta didukung dengan peningkatan penjualan tes rutin dan tes esoterik yang optimal di Kuartal I.

Dengan demikian, laba bersih Perseroan pada Kuartal I-2026 tercatat sebesar Rp17,9 miliar, dengan pertumbuhan sebesar 150,1% YoY.

Pertumbuhan laba bersih Perseroan pada Kuartal I-2026 didorong oleh peningkatan pendapatan serta optimalisasi harga pokok penjualan dan biaya operasional.

Sepanjang 2026, Perseroan akan tetap fokus menjaga margin laba melalui efisiensi biaya yang lebih ketat, sambil memastikan seluruh operasi berjalan secara optimal.

Baca Juga: Pertumbuhan Laba MR.D.I.Y. Tembus 35,5% di Kuartal I 2026, Perkuat Relevansi ‘Everyday Value’ di Pasar yang Dinamis

Dari sisi arus kas, arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi tercatat sebesar Rp 112,2 miliar. Pergerakan ini mencerminkan dinamika operasional Perseroan serta pengelolaan modal kerja yang tetap terjaga secara prudent dalam mendukung keberlangsungan bisnis.

Sementara itu, arus kas bersih dari aktivitas investasi tercatat sebesar Rp-62,8 miliar, seiring dengan pengeluaran untuk pengembangan aset dan penguatan ekosistem operasional guna mendukung pertumbuhan jangka panjang.

Perseroan terus menunjukan posisi keuangan yang solid hingga Kuartal I 2026, dengan total aset mencapai Rp2,6 triliun.

Pencapaian ini mencerminkan kapasitas Perseroan dalam mengelola sumber daya secara optimal serta menjaga ketahanan finansial di tengah dinamika global.

Halaman:

Tags

Terkini