Mensesneg Ungkap Ada Komunikasi Dasco, Sehingga Prabowo Langsung Jenguk Korban dan Gelontorkan Anggaran Rp4 T untuk Perbaikan Perlintasan Kereta Api

photo author
Prabu Warah, Kalimantan Satu
- Kamis, 30 April 2026 | 15:16 WIB
Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad meninjau langsung lokasi kecelakaan KRL Commuter Line dan Kereta Rel Diesel (KRD) jarak jauh di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Senin (27/4/2026) malam WIB. (Kalimantansatu.com/Dok. IST)
Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad meninjau langsung lokasi kecelakaan KRL Commuter Line dan Kereta Rel Diesel (KRD) jarak jauh di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Senin (27/4/2026) malam WIB. (Kalimantansatu.com/Dok. IST)

KALIMANTANSATU.COM - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyebut Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad menghubungi Presiden pada Senin (27/4/2026) malam WIB.

Komunikasi tersebut seusai dasco meninjau langsung lokasi kecelakaan KRL Commuter Line dan Kereta Rel Diesel (KRD) jarak jauh di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi.

Dasco melalui sambungan telpon, kepada Presiden, langsung menyampaikan situasi korban dan adanya aspirasi yang disampaikan Walikota Bekasi dan Kapolda Metro Jaya terkait pembangunan jembatan layang (flyover) di perlintasan kereta api, dan pos penjagaan serta kondisi sarana perkeretaapian seperti minimnya palang pintu perlintasan kereta kepada Presiden Prabowo Subianto.

Dasco juga menyampaikan upaya penyelesaian masalah jangka panjang dengan mengusulkan percepatan pembangunan flyover Bulak Kapal di Bekasi yang sebelumnya terhambat anggaran.

Dasco disebut sudah menyampaikan hal tersebut kepada Presiden dan Presiden sudah menyetujuinya.

Baca Juga: Kecelakaan Kereta Api Argo Bromo Anggrek vs KRL di Bekasi: Presiden Prabowo Instruksikan Benahi 1.800 Perlintasan Sebidang untuk Cegah Lakalantas

Menurut Pras, Dasco langsung menyampaikan kepada Presiden terkait dengan adanya aspirasi yang diterima oleh Pimpinan DPR tersebut.

Sehingga Presiden langsung merespon cepat dengan menjenguk korban kecelakaan kereta api di RSUD Kota Bekasi serta respon cepat pemerintah yang langsung menyiapkan anggaran Rp 4 Triliun untuk Perbaiki 1.800 Perlintasan Kereta di Pulau Jawa.

“ Wakil ketua DPR RI, Pak Dasco langsung menghubungi bapak Presiden pada malam adanya insiden kecelakaan KA Di Bekasi, Dari hasil komunikasi tersebut akhirnya Bapak Presiden langsung meninjau korban dan menyiapkan anggaran perbaikan sarana perkeretaapian.” Ujar Mensesneg, Prasetyo Hadi dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Kamis (30/4/2026).

Prasetyo Hadi menyebut Presiden sudah memberikan arahan langsung agar korban kecelakaan kereta di Bekasi ditangani maksimal dan menyoroti aspek teknologi serta kondisi sarana perkeretaapian.

Serta, dipikirkan langkah antisipasi sehinga hal-hal tersebut tidak terjadi Kembali.

Baca Juga: Investigasi Krusial ! Presiden Prabowo Minta Penanganan Maksimal Korban Kecelakaan Kereta Api Argo Bromo Anggrek vs KRL di Bekasi

Sebelumnya, Pemerintah memastikan proyek pembangunan jembatan layang (flyover) di perlintasan kereta api akan dibiayai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Ada sekitar 1.800 titik lintasan seperti ini, saya kira sejak zaman Belanda, dan saya sudah perintahkan segera diperbaiki semua,” ujar Prabowo Subianto di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bekasi pada Selasa, 28 April 2026.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Prabu Warah

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X